POPULAR POST

Perlakukan Perpajakan Bagi Istri


Wanita yang telah menikah (istri) dapat menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) suami atau dapat menggunakan NPWP sendiri dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya. Hal ini tergantung pada pilihan istri.

Dalam hal isteri berkehendak menjalankan hak dan kewajiban perpajakannya tidak terpisah dari suami, istri harus menggunakan NPWP suaminya.
Sebaliknya, dalam hal istri berkehendak menjalankan hak dan kewajiban perpajakannya terpisah dari suaminya, maka isteri harus menggunakan NPWP sendiri.

A.    Istri berkehendak menjalankan hak dan kewajiban perpajakan secara tidak terpisah dengan suami

Jika isteri telah memiliki NPWP Istri harus mengajukan permohonan penghapusan NPWP, tentunya dengan konsekuensinya :
 
  1. bahwa seluruh penghasilan atau kerugian istri pada awal tahun pajak atau bagian tahun pajak, serta kerugiannya yang berasal dari tahun-tahun sebelumnya yang belum dikompensasikan, dianggap sebagai penghasilan atau kerugian suaminya, kecuali penghasilan tersebut semata-mata diterima atau diperoleh dari 1 (satu) pemberi kerja yang telah dipotong PPh Pasal 21 dan pekerjaan tersebut tidak ada hubungannya dengan usaha atau pekerjaan bebas suami atau anggota keluarga lainnya;
  2. untuk kepentingan pemotongan atau pemungutan PPh, wajib menunjukkan NPWP suami;
  3. kewajiban penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh termasuk hak dan kewajiban perpajakan lainnya ada pada pihak suami.
B.    Istri berkehendak menjalankan hak dan kewajiban perpajakan secara terpisah dengan suami
 
Adapun hal-hal yang mesti harus dipenuhi adalah :
a.    istri dan suaminya mengadakan perjanjian pemisahan harta dan penghasilan secara tertulis; atau
b.    istri memilih melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya secara terpisah dari suaminya.

Untuk mendapatkan NPWP atas namanya sendiri si istri harus mengajukan permohonan pendaftaran NPWP pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggalnya. Dengan dilengkapi dokumen sbb :
  1. fotokopi Kartu NPWP suami;
  2. fotokopi Kartu Keluarga; dan
  3. fotokopi surat perjanjian pemisahan penghasilan dan harta atau surat pernyataan menghendaki melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakan terpisah dari hak dan kewajiban perpajakan suami.

Jika si istri telah memiliki NPWP maka si isteri harus menyampaikan Surat Pernyataan “Wanita Kawin Menghendaki Menjalankan Kewajiban Perpajakan Terpisah Dengan Suami”, tentu dengan konsekuensi sbb :
  1. penghitungan PPh yang terutang bagi isteri dan suaminya dilakukan berdasarkan penjumlahan penghasilan netto istri dan suaminya, dan masing-masing memikul beban PPh sebanding dengan besarnya penghasilan neto masing-masing;
  2. untuk kepentingan pemotongan atau pemungutan PPh. wajib menunjukkan NPWP-nya sendiri;
  3. kewajiban penyampaian SPT Tahunan PPh termasuk hak dan kewajiban perpajakan lainnya dilakukan sendiri oleh isteri.
C.    Istri yang telah hidup berpisah dari suaminya berdasarkan putusan hakim
 
Adapun perlakuan perpajakan bagi wanita yang telah hidup berpisah dari suaminya berdasarkan putusan hakim adalah Dalam hal telah hidup berpisah dari suaminya, seorang wanita dikenakan kewajiban PPh secara tersendiri sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Apabila berdasarkan putusan hakim tersebut anak menjadi tanggungan ibunya, maka tambahan Penghasilan Tidak kena Pajak (PTKP) dan penghasilan anak masuk dalam penghitungan pajak wanita tersebut.


D.    Contoh Perhitungan PPh bagi Istri

Contoh 1 ... lanjutkan baca


- portal berita pada portalku.net -

E book Pemeriksaan Pajak


Bagi sebagian Wajib Pajak, Pemeriksaan Pajak merupakan momok yang menakutkan apalagi dengan pengetahuan yang minim di bidang perpajakan. Sebenarnya hal tersebut seharusnya tidaklah terjadi jika para Wajib Pajak (baik Orang Pribadi maupun Badan) telah memahami seluk beluk pemeriksaan pajak. Dengan memahami seluruh aspek pemeriksaan pajak, dari aturan pelaksanaannya, timbulnya pemeriksaan, tata cara pemeriksaan, hak dan kewajiban Wajib Pajak, dan bagaimana tindak lanjut setelah dlakukan pemeriksaan pajak, maka Wajib Pajak akan bisa melakukan manajemen pemeriksaan pajak dengan baik, sehingga kerugian atau risiko yang ditimbulkan akibat dilakukannya pemeriksaan pajak dapat diminimalkan bahkan dihilangkan.

Kami baru saja menerbitkan E Book tentang Pemeriksaan Pajak, yang mengulas secara komprehensif semua seluk beluk tentang pemeriksaan pajak di Indonesia yang ditulis setebal 99 halaman, disertai contoh praktek pemeriksaan pajak yang telah dilakukan oleh petugas pajak. 

Buku (E book) ini menjadi menarik karena ditulis oleh mantan pemeriksa pajak yang telah berpengalaman selama lebih dari 18 tahun sebagai pemeriksa pajak dan isi tulisan ini sebagian juga beirisikan pengalaman pribadinya sebagai pemeriksa pajak.

Dapatkan edisi free nya di : 

http://www.taxpro.co.id/#!e-book/ph75d

- portal berita pada portalku.net -

Aplikasi Excel Menghitung Take Home Pay




Aplikasi excel ini adalah aplikasi menghitung Take Home Pay (THP) di mana ada unsur pajak (PPh 21) di dalam nya baik PPh 21 tersebut ditanggung perusahaan (si pegawai mendapat tunjangan PPh 21) maupun tidak. Di dalam aplikasi tsb Anda hanya memberikan tanda X di kolom kosong Tunjangan pajak, maka hitungan akan berubah menjadi metode Gross Up atau PPh 21 ditanggung perusahaan. Sangat mudah.

 

Hitungan ini biasa digunakan oleh para HRD di dalam melakukan negosisasi THP dengan para calon pegawai baru maupun bukan calon pegawai baru, sehingga payroll division bisa memperkirakan besaran THP yang akan diberikan kepada calon pegawai baru tsb dengan memperhatikan kebijakan budget perusahaan.


Donlot dan Info lengkap di :

http://www.taxpro.co.id/#!applications/csa3

- portal berita pada portalku.net -