» » » Resep Menu Strawberry untuk Bayi Anda

Resep Menu Strawberry untuk Bayi Anda

Buah strawberry merupakan salah satu sumber Vitamin C yang luar biasa. 8 buah strawberry berukuran normal mengandung Vitamin C yang lebih banyak dibandingkan 1 buah jeruk. 
Ia juga dikenal sebagai buah yang sarat akan fenol tanaman (yang merupakan anti-oksidan yang sangat baik), sehingga dapat membantu pencegahan kanker.
Konsumsi strawberry dalam jangka panjang juga disinyalir dapat mencegah penyakit mata seperti katarak.
Ibu hamil juga dianjurkan untuk mengkonsumsi strawberry secara rutin sejak awal kehamilannya, karena sangat baik bagi perkembangan janinnya.
Berikut kandungan gizi dalam setiap cangkir puree strawberry...
VITAMIN:
  1. Vitamin A - 12230 IU
  2. Vitamin C - 136 mg
  3. Vitamin B1 (tiamina) - .05 mg
  4. Vitamin B2 (riboflavin) - .05 mg
  5. Vitamin K - 5.0 mcg
  6. Niasin - 1.14 mg
  7. Asam folat - 33 mcg 
MINERAL:
Kalium - 355 mg Fosfor - 56 mg Magnesium - 22 mg Kalsium - 37 mg Sodium - 2 mg Zat besi - .9 mg
Juga mengandung mangan, tembaga dan seng dalam jumlah kecil.
Kapan Strawberry Bisa Diberikan kepada Bayi?

  1. Banyak orangtua yang bingung mengenai waktu yang tepat untuk mulai memperkenalkan strawberry kepada buah hatinya. Fenomena ini memang wajar, mengingat buah ini dikenal sebagai salah satu bahan makanan yang berpotensi menimbulkan reaksi alergi pada bayi dan anak.
  2. Oleh sebab itu, jika keluarga Anda memiliki sejarah alergi, sebaiknya Anda menunda memberikan strawberry kepada bayi Anda hingga ia berusia 1 tahun. Sedangkan jika keluarga Anda tidak memiliki sejarah alergi, secara umum Anda sudah bisa memperkenalkan strawberry kepada si kecil sejak usianya 8 bulan.
  3. Untuk memastikan, Anda bisa memulainya dengan memberikan buah ini kepada bayi Anda dalam jumlah sedikit dan menunggu jika ada reaksi alergi. Konsultasikanlah kepada dokter jika Anda masih ragu.
CATATAN
Strawberry yang dimakan dalam keadaan segar (tanpa dimasak terlebih dahulu) memiliki potensi yang lebih besar untuk menimbulkan reaksi alergi pada anak. Sedangkan strawberry yang telah diolah dengan cara dimasak biasanya jarang menimbulkan reaksi alergi. 
Bagaimana Cara Memilih Strawberry yang Baik

  1. Strawberry termasuk buah yang beresiko mengandung pestisida. Oleh sebab itu, sebisa mungkin pilihlah yang organik.
  2. Buah ini juga tidak bisa disimpan dalam waktu lama, karena teksturnya yang lunak. Seperti buah-buahan lainnya, pilihlah strawberry yang tidak busuk dan tidak memiliki cacat.
  3. Strawberry yang baik biasanya berwarna merah gelap, mengkilap, dan masih memiliki topi hijau.
  4. Jika daunnya masih menempel, pilih yang warna daunnya sangat hijau.
  5. Hindari strawberry yang warna merahnya pudar, atau memiliki daerah yang berwarna kehijauan atau kekuningan, karena biasanya rasanya masih asam dan kecut.
  6. Penyimpanan strawberry dalam keadaan segar (tidak perlu dicuci terlebih dulu) sebaiknya tidak lebih dari 2 hari dalam suhu kulkas.
  7. Dalam rentang 2 hari ini para peneliti menyatakan bahwa strawberry masih mengandung nutrisi yang maksimal.
Mempersiapkan Strawberry Sebelum Dimasak
Karena karakter buah ini yang mudah busuk, sebaiknya Anda tidak mencuci strawberry kecuali jika hendak langsung dimakan atau diolah.
Cucilah strawberry dengan air sejuk, keringkan, lalu buang topi hijaunya. Strawberry siap dimasak. 
Bahan:
2 cangkir strawberry segar Cara Membuat:
  1. Belah dua strawberry yang sudah dicud dan dibuang topinya
  2.  Lumatkan dan jadikan pureee, sesuai dengan tekstur yang Anda inginkan

Bahan:
1 cangkir strawberry segar 1 potong mangga 1 pisang ukuran sedang Yoghurt whole milk tanpa rasa
Cara Membuat:
  1. Bersihkan buah-buahan
  2. Potong-potong semua buah seukuran dadu
  3. Lumatkan buah-buahan yang sudah dipotong, dengan menggunakan blender atau food processor
  4. Siapkan mangkuk, tuangkan yoghurt membentuk sebuah lapisan, lalu tuangkan puree buah menjadi sebuah lapisan di atasnya, setelah itu tuangkan lagi yoghurt di atasnya membentuk lapisan, dan seterusnya, sehingga semua bahan habis
  5. Anda bisa menaburkan gandum di atasnya jika mau 
  6. Anda juga bisa langsung menyajikan potongan buah yang tidak dihancurkan, sebagai finger food. Siram yoghurt ke atasnya, sehingga menjadi salad
Bahan:
1 cangkir strawberry segar 1 cangkir yoghurt whole milk tanpa rasa 1 tetes vanila
Cara Membuat:
  1. Belah dua strawberry yang sudah dicud dan dibuang topinya
  2. Lumatkan hingga menjadi puree, tambahkan vanila, kemudian tambahkan yoghurt secara perlahan
  3. Sajikan seperti ini, atau bekukan sehingga menjadi es
Bahan:
  1. 1 1/2 cangkir tepung terigu
  2. 1 sdm baking powder sedikit garam sedikit kayumanis
  3. 1/2 cangkir minyak sayur
  4. 1/2 cangkir puree strawberry bertekstur kasar
  5. 2 butir telur 1/2 cangkir susu 1 sdt vanila
  6. 2/3 cangkir sirup maple 
Cara Membuat:
  1. Panaskan oven dengan suhu 200° C (sangat panas)
  2. Minyaki bagian bawah cetakan kue muffin
  3. Campurkan terigu, garam, kayumanis dan baking powder, aduk hingga rata
  4. Tambahkan telur, susu, vanila, sirup maple, minyak sayur dan puree strawberry, aduk hingga rata
  5. Panggang dengan oven selama 20-25 menit
  6. Coba tancapkan tusuk gigi untuk memeriksa kematangan bagian dalam muffin
  7. Sirup maple banyak dijual di supermarket besar. Periksa sertifikasi kehalalannya
Krim Strawberry
Bahan:
1/2 cangkir puree strawberry 1 cangkir keju mascarpone setetes vanila sedikit gula jika diinginkan
Cara Membuat:
  1. Campurkan pureee strawberry, keju mascarpone dan vanila, aduk hingga rata
  2. Simpan di dalam kulkas
  3. Gunakan sebagai krim untuk panekuk atau kue lainnya
  4. Keju mascarpone adalah keju Itali yang terbuat dari krim, dapat dibeli di supermarket besar. Periksa sertifikasi kehalalannya
 Bahan apa saja yang cocok untuk dikombinasikan dengan strawberry?
  1.  Pisang
  2.  Apel
  3. Kiwi
  4. Mangga
  5. Pepaya
  6. Persik
  7.  Yoghurt
Selamat menikmati
Jangan Lewatkan Masa Keemasan Anak Anda!
“Setelah anak berusia 6-7 tahun, otak kirinya akan lebih dominan.”
“Sebelum usia 6 tahun, kita bisa memanfaatkan maksimalnya fungsi otak kanan.”
“Sehingga, memberikan informasi dalam jumlah banyak secara cepat kepada anak di bawah usia 6 tahun dapat merangsang otak kanannya dan dapat mengaktifkan memori visualnya.”
“Penelitian menunjukkan bahwa anak hingga usia TK dapat mengambil manfaat yang banyak jika belajar menggunakan flash cards (kartu edukasi) yang berisi gambar, kata, serta angka - selama dibuat dalam situasi yang menyenangkan, rileks, singkat dan kartu-kartu tersebut ditunjukkan secara cepat.”
~ “Babies Are Geniuses”, Dr. Shichida
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya