» » Rusia Kutuk Kehadiran 300 Anggota Pasukan AS di Ukraina

Rusia Kutuk Kehadiran 300 Anggota Pasukan AS di Ukraina



Moskow - Rusia menuduh Amerika Serikat benar-benar ingin "berkuasa" setelah 300 tentaranya tiba di Ukraina untuk melatih pasukan negeri itu. Berbicara dalam acara konferensi keamanan tahunan di Moskow, Kamis, 16 April 2015, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan AS telah menerabas seluruh garis kemungkinan dan melakukan gerakan yang tak mungkin gagal sehingga memicu reaksi internasional. Jenderal Valery Gerasimov, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Rusia, menambahkan, AS sedang mencoba membentuk dunia sesuai dengan keinginannya.

"Tujuannya jelas bahwa Washington menafikan kepentingan negara lain dan hukum internasional," ucapnya. Pasukan dari Brigade Pertahanan Udara Ke-173 tiba pada Selasa, 14 April 2015, dan Rabu, 15 April 2015, di Yavoriv, Ukraina barat. "Mereka akan bertugas selama enam bulan untuk melatih tiga batalion tempur pasukan Ukraina," demikian bunyi pernyataan militer AS, Kamis, 16 April 2015. Ketegangan antara Rusia dan AS mulai meningkat sejak bekas Presiden Ukraina, Viktor Yanukovych, dijatuhkan menyusul unjuk rasa di Ukraina dan pelariannya ke Rusia. Barat menuduh Rusia mempersenjatai kelompok separatis pro-Rusia yang menguasai sejumlah wilayah di sebelah timur Ukraina. Namun tuduhan tersebut dibantah Rusia.

- portal berita pada portalku.net -
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya