» » » Personel JKT48 khilaf mengartikan ''Tut Wuri Handayani''

Personel JKT48 khilaf mengartikan ''Tut Wuri Handayani''



Kata kunci "Tut Wuri Handayani" masuk topik tren Twitter Indonesia. Kata kunci itu mulai wira-wiri di daftar tren sejak Kamis malam (24/9/2015). Kepopulerannya justru dipicu kekhilafan personel grup idola JKT48, Della Delila (@Della_JKT48). Mulanya, Della sedang berbagi cerita seputar kunjungannya ke Singapura dan Jepang, beberapa waktu silam. Della mengaku, dalam kunjungan itu dirinya turut memperkenalkan budaya bangsa Indonesia. Salah satunya adalah "Tut Wuri Handayani," yang disebutnya memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu. Kicauan itu dibagikan sekitar pukul 1.27 WIB, Kamis (29/1). 

Beberapa saat setelahnya langsung menjadi "bola liar" di linimasa. Definisi yang diajukan Della memang tidak tepat. "Tut Wuri Handayani," merupakan petikan semboyan yang dicetuskan Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hadjar Dewantara. Lengkapnya semboyan dalam bahasa jawa itu berbunyi, "Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani." Artinya, "di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat, di belakang memberi dorongan." Adapun, "berbeda-beda tetapi tetap satu" umum diketahui sebagai arti dari "Bhineka Tunggal Ika", yang dikenal sebagai semboyan Indonesia. 

Respon tweeps atas kekeliruan Della ini beragam. Beberapa mencoba mengoreksinya, ada pula yang meresponnya dengan nada-nada humor. Keriuhan respon itu membuahkan tren "Tut Wuri Handayani". Respon juga muncul lewat tagar #KasihTahuDelaYuk. Tagar itu memuat sindiran, dengan sengaja memelesetkan arti dari sejumlah informasi dasar yang umum diketahui publik. Misalnya, "No Smoking" justru diartikan sebagai pom bensin, dan lain-lain. Tagar itu pertama kali dibagikan akun @infosenijogja. Boleh jadi, akun yang berbasis di Yogyakarta itu merasa perlu bereaksi, terlebih mengingat Ki Hadjar Dewantara berasal dari kota yang sama. 

Kian heboh, sebab @Infosenijogja turut mengirimkan tangkapan layar kicauan personel JKT48 yang lain, Saktia Oktapyani (@Via_JKT48). Dalam tangkapan layar itu, @via_jkt48 juga telah berbuat kekhilafan yang sama dengan Della. Belakangan, Della menghapus kicauan yang memuat kekeliruan itu. Dara berusia 16 tahun itu pun berkicau, "Engga salah kok artinya:) smua orang kan beda beda cara pikirnyaaa mandi dulu dehhhh biar pikiran ku makin berdaedah." Menghapus kicauan nan keliru juga dilakukan Saktia. Di sisi lain, ada juga yang menyebut bahwa setiap personel JKT48 punya persona yang harus "dimainkan". Adapun karakter Della, konon disengaja "sedikit bego"--atau yang di beberapa tahun silam dikenal dengan istilah "tulalit". 

- portal berita pada portalku.net -

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya