POPULAR POST

Showing posts with label Baby. Show all posts
Showing posts with label Baby. Show all posts

Resep Menu Mangga untuk Bayi Anda

Kapan mangga bisa mulai diberikan kepada bayi? Normalnya, setelah masa ASI Eksklusif (6 bulan) Anda sudah bisa mulai memperkenalkannya kepada buah hati Anda. Namun demikian, sebaiknya Anda tidak memberikannya sebagai MPASI pertama bagi si kecil. Klik baca selanjutnya...


- portal berita pada portalku.net -

10 Jenis Cemilan Sehat Yang Baik Untuk Pertumbuhan Anak

Sebagai ibu kadangkala sering mengalami rasa khawatir saat melihat anaknya kurang bergairah untuk makan. Dan rata-rata hampir semua pernah mengalami hal tersebut, namun yang kita lihat sekarang ini anak-anak justru lebih cenderung mengkonsumsi makanan berupa cemilan-cemilan yang banyak dijajankan diwarung ataupun dipinggir jalan. Klik baca selanjutnya...


- portal berita pada portalku.net -

Bagi Ibu Mulailah Berpikir 1000 Kali Untuk Memberi Susu Formula Pada Bayi

Susu formula selalu menjadi alternatif bagi bayi yang baru lahir untuk mendapatkan asupan nutrisi tambahan. Bahkan diantara sebagian besar ibu-ibu yang baru melahirkan agak enggan memberikan ASI pada bayinya, dengan alasan ASI-nya belum keluar atau putingnya terasa sakit ketika bayi disusui. Klik baca selanjutnya...


- portal berita pada portalku.net -

Bagi Ibu Mulailah Berpikir 1000 Kali Untuk Memberi Susu Formula Pada Bayi

Susu formula selalu menjadi alternatif bagi bayi yang baru lahir untuk mendapatkan asupan nutrisi tambahan. Bahkan diantara sebagian besar ibu-ibu yang baru melahirkan agak enggan memberikan ASI pada bayinya, dengan alasan ASI-nya belum keluar atau putingnya terasa sakit ketika bayi disusui. Bahaya Susu Formula Pada Bayi Padahal memberikan susu formula pada bayi ketika baru lahir akan berisiko pada perkembangan tubuh bayi yang berujung pada obesitas. Dokter Spesialis Anak dr. Utami Roesli SpA, MBA, IBCLC, FABM mengatakan, banyak risiko bila bayi baru lahir minum susu formula selain obesitas. Buktinya sudah ada berdasarkan penelitian yang ada di dunia. "Susu formula bikin bayi obesitas. Kalau sudah kena (obesitas) organ tubuhnya menjadi komplikasi," kata dr. Utami Berdasarkan fakta, 47 persen bayi yang minum susu formula lebih sering mengalami diare dan 16,7 persen bayi akan mengalami pneumonia. "Bayi yang diberi susu formula delapan kali lebih sering kanker darah. Ibu mana yang tega kalau anaknya sudah terkena risiko ini," imbuh dr. Utami.


dr. Utami mengingatkan, ancaman bahaya itu tidak hanya dialami seseorang di masa kecilnya. Bila sudah dewasa, obesitas juga mengarah kepada risiko diabetes. Ibu harus selalu mengikuti anjuran para dokter untuk sering memberikan ASI pada bayi hingga mencapai 2 tahun. Kalaupun ASI kurang lancar anda bisa melakukan tips berikut ini yang telah terbukti dapat memperlancar ASI. Lakukanlah kegiatan menyusui sesering mungkin. Ingatlah hukum "demand and supply". Semakin banyak permintaan (ASI) maka akan semakin besar ketersediaan ASI. Bila salah satu payudara ketersediaan ASI-nya telah habis ketika menyusui, gantilah ke payudara yang satunya lagi, agar kedua payudara aktif memproduksi ASI. Melakukan pompa payudara di kala sedang tidak menyusui si kecil. Selain menyimpan kelebihan susu, memompa payudara dapat menjaga ASI tetap lancar. - portal berita pada portalku.net -

Cukup ASI Saja, Karena Ini Empat Bahaya Air Putih Bila Diberikan pada Bayi


Selain Air Susu Ibu (ASI), banyak orangtua memberikan air putih kepada si kecil yang masih berusia 0-6 bulan. Entah seusai menyusui maupun di waktu-waktu lainnya. Padahal, kebiasaan itu sangat keliru karena berisiko menyebabkan berbagai dampak kesehatan. 

Berikut 4 bahaya bila bayi diberi air putih menurut penjelasan Dr. Utami Roesli, Sp.A., MBA., CIML, IBCLC, dari Sentra Laktasi Indonesia: Infeksi bakteri Pemberian air putih pada bayi 0--6 bulan berisiko membuat bayi terinfeksi bakteri jika air yang dipakai tercemar. Utami sendiri pernah mempunyai pengalaman, pasiennya yang berusia sekitar 1 bulan, ibunya melaporkan jika bayinya sering buang air besar hingga belasan bahkan puluhan kali dalam sehari. Ibunya mengira anaknya mencret karena penyakit, sehingga yang tadinya diberi ASI, kemudian diberikan juga air putih dan susu formula. Hasilnya bayi yang tadinya mencret normal justru pencernaannya terinfeksi bakteri. Hal ini diketahui dari feses bayi yang mengandung darah.

Kemungkinan besar, infeksi itu muncul karena asupan air putih yang diberikan ibunya. Apalagi jika perlengkapan minumnya tidak higienis, juga cara memasaknya tidak tepat dan sudah tercemar bakteri. Ganggu otak bayi Ginjal bayi 0-6 bulan belum berfungsi dengan baik, sehingga jika ia diberi air putih maka air seni akan membawa serta elektrolit dalam darah, misalnya natrium, yang sebenarnya berguna bagi tubuh. Jika kekurangan zat itu, bayi berisiko mengalami kejang. Semakin banyak elektrolit yang "terbuang", semakin banyak risiko negatif yang dapat dialami. Alhasil, kalau bayi mengeluarkan banyak elektrolit dari semua organ tubuhnya, baik jantung, ginjal atau paru, temasuk otak, maka aktivitas otak dapat terganggu. Gejalanya, bisa berupa suhu tubuh rendah hingga kejang-kejang.