POPULAR POST

Showing posts with label Inspirasi. Show all posts
Showing posts with label Inspirasi. Show all posts

Kisah 5 Ibu Ibu Hebat yang Pantang Menyerah untuk Hamil Meski sering Keguguran



Wanita yang berulang kali keguguran biasanya terlanjur trauma dan putus asa untuk kembali hamil karena khawatir akan kejadian serupa terulang lagi. Tapi ibu-ibu hebat ini tak pernah menyerah mencoba punya anak meski sering keguguran.

1. Jo Short, 19 kali keguguran Dengan bangga Jo Short memperlihatkan 'bayi ajaib' yang sudah lama ditunggu-tunggunya. Tanpa rasa menyerah, Jo akhirnya bisa melahirkan bayinya sendiri setelah 19 kali mengalami keguguran dalam 15 tahun terakhir. Wanita asal Newport, Gwent, dan suaminya Steve (38), mulai mencoba memiliki anak sejak tahun 1997, setahun setelah mereka pertama kali bertemu. Sayang, di tahun itu pula Jo pertama kali mengalami keguguran. Tak mau menyerah, Jo dan suami masih terus berusaha untuk bisa mendapatkan keturunan. Tapi usahanya selama 15 tahun selalu berakhir sama, keguguran. Bila dihitung, sudah 19 kali Jo mengalami keguguran. Tapi trauma keguguran tak membuat Jo putus asa, ia pun mendatangi puluhan dokter kandungan karena sangat mengharapkan kehadiran seorang bayi. Menurut dokter, Jo adalah salah satu dari 1,5 juta perempuan di Inggris yang menderita endometriosis, suatu kondisi ginekologis yang sering membuat korban menjadi tak subur. Beruntung, Jo bertemu dengan Richard Penketh yang menyarankannya untuk menjalani operasi perintis. Dia melakukan operasi selama empat jam, yang melibatkan memotongan jaringan parut yang disebabkan karena kondisinya.

2. Angie Baker, 18 kali keguguran Angie Baker adalah perempuan yang mengalami keguguran hingga 18 kali selama 13 tahun. Baru pada kehamilan yang ke-19, perempuan asal Peachaven, Inggris, ini berhasil mendapatkan keajaiban memiliki buah hati yang diidamkannya. Angie memiliki sub tipe sel darah putih yang tinggi atau dikenal dengan Natural Killer (NK), sel yang bertanggung jawab melindungi diri dari virus. Karena sel-sel NK terlalu aktif, membuatnya tidak dapat melindungi kehamilannya dan mengira janin yang ada di tubuhnya sebagai benda asing dan menyerangnya. Angie sebelumnya tak pernah berani berharap bahwa di kehamilannya yang ke-19 bisa berhasil memiliki anak. Tapi dengan melakukan perawatan di Epsom and St Helier University Hospitals NHS Trust di Surrey Inggris, dirinya berhasil menjadi seorang ibu pada Desember 2009. Putri kecilnya itu diberi nama Raiya

3. Maria Pridmore, 14 kali keguguran Maria Pridmore harus menghadapi cobaan hidup yang berat karena telah kehilangan 16 orang bayinya. Ia pernah 14 kali keguguran, sekali melahirkan bayi lahir mati (stillbirth) dan seorang bayi meninggal di usia sangat muda. Setelah mengalami 13 tahun yang sulit, akhirnya wanita itu bisa menjadi seorang ibu. Maria dan suaminya John Foran sempat menyerah untuk bisa memiliki anak, setelah berulang kali keguguran, calon bayinya lahir dalam keadaan meninggal, dan bayinya meninggal saat baru berusia 2 minggu pada tahun 2009. Saat hamil, ada saja masalah kesehatan yang menyerang Maria. Ia pernah didiagnosis pre-eklampsia dan infeksi streptokokus, yang dapat menyebabkan penggumpalan darah plasenta yang bisa memotong pasokan makanan untuk bayi yang belum lahir. Ia pun pernah 2 kali mengalami, hingga membuatnya hampir menyerah punya anak. Maria mengalami keguguran pertama pada saat masih berusia 19 tahun. Setelah 13 tahun menunggu, akhirnya ia bisa menjadi ibu dari seorang putri cantik bernama Mia Shannon

4. Teresa Edgeler, 9 kali keguguran Setelah 9 kali mengalami keguguran, Teresa Edgeler tidak pernah putus asa untuk mencoba. Hingga akhirnya ia mengetahui penyebab yang membuatnya keguguran, dan kini ia berhasil menjadi seorang ibu. Sejak pertama kali Teresa jatuh cinta dengan sang suami Chris, saat itu ia memiliki ambisi untuk bisa menjadi seorang ibu suatu hari nanti. Setelah menikah selama 5 tahun ia dinyatakan hamil dan merasa sangat bahagia. Namun saat pertama kali ia melakukan scan, dokter memberitahu bahwa tidak ada detak jantung yang menandakan si janin sudah meninggal di dalam kandungan. Sekitar 5 bulan kemudian ia hamil kembali, namun keguguran lagi, dan di tahun berikutnya ia hamil ketiga kalinya tapi hanya bertahan selama 6 minggu. Pada Juni 2005 ia mengalami keguguran lagi, tapi kali ini lebih menyakitkan. Ia merasakan kesakitan dan dilarikan ke rumah sakit, kondisi ini disebabkan oleh kehamilan ektopik yang membuatnya harus dioperasi dan diangkat satu saluran tubanya. Para ahli mendiagnosisnya dengan sindrom gangguan pembekuan darah antifosfolipid, ia diobati dengan aspirin dan suntikan yang dilakukan di rumah. Tapi sayangnya pengobatan itu tidak memberikan hasil, ia mengalami 4 kali keguguran selama 5 tahun dan selalu terjadi di usia kehamilan 6-8 minggu.

5. Jenny Cash, 7 kali keguguran Bangkit dari tragedi pasca tujuh kali keguguran tentu bukanlah hal yang mudah. Namun pasangan Jenny Cash dan Nathan dari Inggris ini tak kenal menyerah. Tentu saja ketika akhirnya Jenny berhasil melahirkan anak pertama mereka yang berjenis kelamin perempuan, rasanya segala kesedihan pasangan ini telah terbayar lunas. Kendati mereka berkali-kali gagal punya anak, pasangan dari Bar Hill dekat Cambridge ini tak pernah mencoba IVF atau program bayi tabung karena dokter tak menemukan alasan medis mengapa Jenny kerap mengalami keguguran. Beruntung kedua pasangan ini memang pantah menyerah dan mereka terus mencoba agar bisa hamil secara alami. Hingga akhirnya dua tahun lalu, pada kehamilan kedelapan Jenny, akhirnya lahirlah anak pertama mereka yang diberi nama Alessia. Dan bulan September lalu, pasangan ini pun dikaruniai anak kembar tiga.
- portal berita pada portalku.net -

Mengenal Penemu Piano Bartolomeo Cristofori Lewat Google Doodle



Setelah sosok Ki Hajar Dewantara menghiasi laman pertama search engine Google di Google Doodle, Senin (4/5/2015) ,Google kembali muncul dengan doodle sosok pria yang sedang bermain piano. Ketika Anda menekan tombol play di doodle tersebut, pria itu akan memainkan piano dan terlihat visualisasi gambar mekanisme bagaimana piano itu bekerja. Anda juga bisa mengatur tingkatan volume piano agar terdengar semakin kencang. Ya, hari ini Google Doodle kembali muncul untuk memperingati hari lahir sosok penemu piano, Bartolomeo Cristofori. Ia lahir pada 4 May 1655 di Italia dan merupakan orang pertama yang menemukan alat piano.

Awalnya, ia bekerja menciptakan instrumen harpsichord dan clavichord untuk Pangeran Ferdinando de Medici, anak dari adipati Tuscany. Ia tidak pernah menyangka instrumen ciptaannya tersebut bisa menjadi sebuah satu alat yang bernama piano. Tali-tali halus harpsichord dibuat untuk membuat nada dengan volume yang bervariasi. Dan akhirnya, ia mampu mendesain mekanisme yang dapat mentransfer tekanan lewat sebuah alat yang bisa ditekan untuk membunyikan tali-tali halus tersebut. Konsep piano kemudian ia matangkan pada era 1690an dan alat pertamanya diciptakan pada 1709. Ia menyebut penemuannya dengan istilah “gravecembalo col piano e forte”, sebuah tali clavichord dengan suara pelan dan keras.

Nama tersebut akhirnya disingkat menjadi pianoforte yang pada akhirnya orang-orang menyebutnya dengan sebutan paling sederhana yaitu `piano`. Ternyata, konsep piano pada awalnya diciptakan tak hanya dari ide Cristofori. Banyak para pembuat instrumen musik berusaha untuk mencoba membuat alat dari tali harpsichord tersebut, namun pada akhirnya penemuan Cristofori dipertimbangkan menjadi sebuah piano dengan konsep termatang. Piano mulanya tidak populer dan banyak yang berpikir untuk memainkan alat ini sangatlah sulit. Namun, waktu demi waktu membuktikan bahwa instrumen ini akhirnya populer pada 1731 dan menjadi sebuah instrumen musik berkelas.

- portal berita pada portalku.net -

Bocah 9 Tahun Hapal Quran 30 Juz



PORTALKU.NET - Ahmad Yasin. Ia baru memasuki usia yang kesembilan. Namun perjuangannya dalam menghafal Alquran telah membuat banyak orang di sekelilingnya tak kuasa menahan air mata; abi (ayah), umi (ibu), para ustad hingga teman-temannya. Jum’at (27/3/2015) lalu, Yasin menuntaskan hafalannya 30 juz. Ia menyetorkan hafalan juz terakhirnya kepada musyrif disaksikan puluhan hadirin dan teman seangkatan program Super Manzil. Tak sedikit hadirin yang menyeka air matanya, mengiringi ayat demi ayat yang mengalir syahdu dari bocah yang baru berusia sembilan tahun itu. Terutama kedua orangtuanya yang hadir di sana tanpa sepengetahuan Yasin. Ketika Yasin selesai menyetorkan hafalannya dan tahu ada abi umi di sana, ia pun ikut menangis. Suasana menjadi sangat haru.

Bocah kecil itu terisak-isak tanpa sanggup berkata apa-apa saat kedua orangtuanya diminta berbicara. Kini, cita-citanya memakaikan mahkota surga untuk kedua orangtuanya telah ia usahakan dan tentunya dengan mengharap ridha Allah yang akan mengabulkannya. Bukan kali ini saja Yasin membuat haru abi dan uminya. Keharuan pertama telah ia persembahkan ketika berniat menjadi hafidz. Saat itu ia baru duduk di semester kedua kelas 1 SD, tapi ia berani jauh dari rumah untuk nyantri di Daurah Qabliyah Darut Tauhid Bandung. Waktu itu Yasin baru bisa Iqro’ jilid 3. Tapi Allah memberkahi kesungguhannya. Dalam tiga bulan Yasin sudah bisa baca Al Qur’an dan hafal juz 30. Siapa ibu yang rela jauh dari anaknya. Menangis saat berpisah, pasti.

Rindu saat tidak bertemu, tentu. Namun demi cita-cita Yasin, keharuan itu berbuah manis pada masanya. Pada pertengahan 2013 lalu, Yasin ikut Mukhayam Alquran yang digelar oleh Al Hikmah Bogor. Ia menjadi peserta termuda. Satu hal yang sangat mengharukan dan menguras air mata orang-orang di sekitarnya terjadi saat sesi game perang-perangan. Yasin yang bertugas membawa bendera berusaha menjaga agar tidak direbut oleh ‘musuh’. Bendera akhirnya terebut. Dan saat itulah Yasin baru sadar bahwa darah telah membasahi sekujur lengannya. Ternyata tiang bendera dari bambu itu melukai tangannya. Sejumlah santri senior bergegas membantu Yasin. Mereka panik karena luka Yasin cukup besar. Ustadz menggendong Yasin dan membawanya ke Posko.

“Ustadz, jangan bilang orang tua saya, nanti mereka sedih,” kata Yasin meminta. Yasin tidak menangis. Tetapi ustadzah yang ada di sana yang berkaca-kaca mendengar rintihannya. Dengan darah yang memenuhi sekujur lengan, Yasin berdoa, “Ya Allah… tolonglah aku… aku masih ingin menghafal…” “Ya Allah… tolonglah aku… aku masih ingin menghafal…” Yasin mengulang-ulang doa itu. Membuat siapapun yang mendengarnya pasti terenyuh hatinya. Yasin sempat dibawa ke Pusat Pendidikan Bareskrim Polri untuk mendapat pertolongan pertama. Namun karena peralatannya kurang memadai, Bareskrim menganjurkan agar Yasin segera dilarikan ke rumah sakit. Di Rumah Sakit Ciawi, Yasin harus dijahit dengan 14 jahitan.

- portal berita pada portalku.net -

Meski Lumpuh Otak, Pria Ini Sukses Taklukan Gunung Kilimanjaro



PORTALKU.NET - Jakarta. Bonner Paddock (39) telah mengidap lumpuh otak atau cerebral palsy (CP) sejak usianya 11 tahun. Sejak itu, dia harus menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya. Tapi semuanya berubah saat dia berusia 20 tahun-an. Pada 2008, ia memanjat gunung Kilimanjaro. Dia berdiri bebas diatas puncak gunung tertinggi di dunia itu, tanpa bantuan. Kemudian, pada 2012, ia menyelesaikan Kejuaraan Dunia Ironman. Prestasinya ini ia torehkan dalam bukunya, 'One More Step'. Kisah hidup Paddock ini memang menarik perhatian lantaran tidak ada orang yang menyangka ia bisa melakukannya. Dalam bukunya, dia bahkan menceritakan bagaimana perjuangannya melawan penyakit. "Berbagai diagnosa muncul. Mulai dari syringomyelia, suatu kondisi yang ditandai dengan penumpukan kista berisi cairan di sumsum tulang belakang hingga spastic diplegia CP, yang ditandai dengan ketidakmampuan otak untuk merespon sinyal tubuh. Hal ini membuat saya membenci dokter," katanya, seperti dikutip Foxnews, Rabu (1/4/2015). Hingga akhirnya, Dr Arnold Starr dari University of California menyatakan kondisi CP yang dialaminya tidak seperti pasien lainnya. Dia masih bisa berjalan tanpa bantuan. Setelah melakukan terapi atau 11 bulan sebelum dia mendaki gunung Kilimanjaro, Paddock mencoba hiking di berbagai pegunungan di sekitar California. Dia pun berada dibawah pengawasan ahli bedah ortopedi anak di Rumah Sakit Anak Orange County, Aminian. "Saya bertanya padanya, beberapa orang meninggal ketika mereka melakukan hal ini. Tapi dia berkata, saya tahu apa yang saya lakukan," ungkapnya. Paddock mengatakan, dia hanya ingin menunjukkan pada pasien lain seperti dirinya kalau CP tidak membuat seseorang menyerah. Dia mengaku, risiko tinggi naik gunung bisa merugikan kesehatan sarafnya dan akibat terburuk bisa terjadi pembengkakan dan menghancurkan tengkoraknya. Tapi nyatanya, dia masih dilindungi alam. "Setelah mencapai puncak Kilimanjaro, saya ingin lebih banyak mengumpulkan dana dan misi berikutnya adalah Tim Jake Global Challenge. Ini adalah ajang penghargaan yang tidak memadang siapapun termasuk penyandang disabilitas untuk mendaftar," jelasnya.

- portal berita pada portalku.net -

10 Tahun Sudah Kuantar Istri Cuci Darah dengan 'Becak Ambulans' Buatanku

Demi seseorang yang kita cintai, kita rela melakukan apa saja. Saat orang yang kita cintai jatuh sakit atau menderita, kita pun akan mengerahkan semua tenaga dan usaha untuk membantunya sembuh. Halangan, rintangan, dan hambatan pun akan diatasi sesulit apapun itu.


Seorang petani di Liaoning membuat sendiri sebuah "ambulans" untuk sang istri yang menderita uremia. Uremia adalah penimbunan unsur air kencing dalam darah dan jaringan yang seharusnya dikeluarkan dengan akibat peracunan. Dilansir dari shanghaiist.com, karena penyakitnya tersebut, sang istri harus bolak-balik ke rumah sakit untuk cuci darah. Tapi bukan hal yang mudah untuk bisa pulang pergi ke rumah sakit. Dan di sinilah sang suami menemukan cara lain.

Agar istri bisa pulang pergi ke rumah sakit dengan aman, sang suami membuat sendiri "ambulans"nya. Jangan bayangkan ambulans yang dimaksud adalah sebuah mobil yang lengkap dengan berbagai peralatan dan obat-obatan. Ambulans ini lebih mirip seperti becak, tapi tidak dikayuh melainkan ditarik. Dua kali seminggu, sang suami akan membawa istrinya ke rumah sakit dengan "becak ambulans" tersebut. 

Meskipun seadanya, ambulans buatan sang suami ini dilengkapi dengan kantung oksigen, obat-obatan darurat, dan pispot. Setidaknya dengan semua perlengkapan tersebut, sang istri bisa tetap aman dan baik-baik saja selama perjalanan pulang pergi ke rumah sakit.

Sepuluh tahun sudah sang suami menggunakan "becak ambulans" tersebut. Jarak yang ditempuh pun sudah mencapai 50.000 kilometer. Tak terbayang peluh keringat dan rasa lelah yang didapat ketika menempuh perjalanan pulang pergi untuk cuci darah tersebut.

Sungguh sangat mengharukan, ya Ladies. Meskipun ambulans yang dimaksud adalah kendaraan yang lebih mirip becak, tapi usaha sang suami demi membantu kesembuhan sang istri sangat luar biasa.

- portal berita pada portalku.net -

Doa Ingin Umroh Tiap Bulan dan Haji Tiap Tahun


Kisah berikut kami ambilkan Dari status mas Rijalul Imam. Semoga menginspirasi. :)


Orangnya sdh tua tapi semangat ibadah dan membantu orang lain luar biasa. Saya bersyukur bisa ditemani dia saat di Madinah dan Makkah. Pengalamannya juga unik: umroh hampir tiap bulan dan haji tiap tahun..padahal penghasilannya biasa-biasa saja.

Saya tanya, apa rahasianya bapak bisa umroh hampir tiap bulan dan haji tiap tahun? Padahal di Indonesia mau haji saja ngantri sampai 10 tahun.

Dia bilang, saya mengikut orang yg doanya sederhana tapi karena dari lubuk hati yang dalam diijabah terus. Dia berdoa di depan Multazam dan Raudhah. Tempat yg mustajab. Apa doanya pa?

"Gusti.. (bahasa daerah: Tuhanku), saya ini sudah tua. 
Bersyukur bisa ke sini karena nabung recehan dari hasil keringat sendiri. 
Gusti, jangan Kau pisahkan saya dari Raudhah ini. 
Kalau Engkau pisahkan saya dari tempat Rasulullah ini, balikkan lagi saya ke sini..
bisa tiap bulan, tiap dua bulan atau tiap tiga bulan umroh atau tiap tahun haji. 
Tapi pakai ongkos-Mu, 
jangan pakai uang saya. 
Saya ga punya apa-apa. 
Hampura Gusti.."

Lalu dgn Cara-Nya dia diberangkatkan rutin ke Haramain. Subhanallah. Yuk jangan putus berdoa

- portal berita pada portalku.net -

Hewan Juga Punya Hati, Kucing Peluk Patung Anjing Yang Dulu Merupakan Sahabatnya

Bermusuhan bagai kucing dan anjing. Ungkapan itu melambangkan hubungan kucing dan anjing tidak akur. Sampai ada karakter kartun yang menonjolkan permusuhan atau persaingan antara kedua hewan yang sama-sama merupakan hewan peliharaan favorit orang. Namun, tidak selamanya kucing dan anjing bermusuhan, bahkan salah satunya bisa merasa kehilangan saat ditinggal yang lain.


Dilansir oleh Metro.co.uk, berbeda dengan hubungan kucing dan anjing milik Noah. Redditor, seekor anjing peliharaan Noah telah mati. Untuk mengenang Redditor, Noah berinisiatif untuk membuat patung anjingnya yang telah mati itu. Patung anjing itu sama persis dengan Redditor, diberi kalung yang biasa dipakai oleh Redditor.

Setelah patung Redditor telah jadi dan siap dibawa pulang, Noah pun memberikan kejutan pada kucing kesayangannya juga. Kucing yang tidak disebutkan namanya itu melihat kehadiran Redditor yang telah mematung.

Noah pun tersentak kaget melihat tingkah yang ditunjukkan kucingnya saat menyambut patung Redditor. Dia melihat kucingnya langsung menghampiri patung Redditor yang dulu merupakan musuhnya. Si kucing langsung duduk meringkuk di dekat patung anjing itu. Dia bersandar pasrah seperti menunjukkan bahwa kucing sangat rindu dengan kehadiran musuhnya itu.

Salah satu kaki depannya memeluk kaki patung anjing itu. Tentu saja ekspresi kucing itu masih ambigu, dia bisa saja sombong karena hidup lebih lama daripada saingannya. Yang jelas ladies, tidak selamanya permusuhan melahirkan kebencian. Dari permusuhan dapat melahirkan kerinduan akan suasana persaingan yang ada. Dan, perbedaan pun bisa melahirkan persahabatan sejati. Menurut Anda?

- portal berita pada portalku.net -

Kekuatan Istighfar



Cerita tentang "Istighfar" dan juga sebuah kisah dari kehidupan Imam Ahmad Bin Hanbal, seorang ulama Islam dan salah seorang teolog yang ternama dalam sejarah Islam. Imam Ahmad juga dianggap sebagai pendiri mazhab Hanbali dan dianggap sebagai salah satu teolog Sunni paling terkenal, sering disebut sebagai "Sheikh ul-Islam" atau "Imam Ahl al-Sunnah. "

Berikut salah satu kisah yang dialaminya...

Selama masa tuanya, suatu ketika Imam Ahmad bepergian dan ia berhenti disebuah kota. Setelah shalat, dia ingin tinggal untuk bermalam di halaman masjid karena ia tidak kenal dan tahu siapa pun di kota tersebut. Karena kerendahan hatinya, dia tidak memperkenalkan diri kepada siapapun, padahal jika ia melakukannya, maka ia akan disambut oleh banyak orang.

Merasa tidak mengenali Ahmad bin Hanbal, pengurus masjid menolak untuk membiarkan dia tinggal dan bermalam di masjid. Setelah beberapa lama, Imam Ahmad merasa bahwa ia tidak mungkin menginap di masjid tersebut. Maka keluarlah ia dari masjid dan tidak tahu harus menginap di mana malam itu. Dalam kebingungannya itu seorang tukang roti melihatnya dan karena merasa kasihan maka tukang roti tersebut menawarkan untuk bermalam di rumahnya dan menjadi tuan rumah bagi dia untuk beberapa malam.

Selama tinggal dengan tukang roti, Imam Ahmad mengamati bahwa tukang roti terus membaca dan me-lafaz-kan Istighfar (mencari pengampunan dari Allah) secara teratur. Dalam percakapannya dengan tukang roti tersebut Imam Ahmaed mengatakan bahwa jika amalan Istighfar yang dilakukan konstan tersebut akan efek pada dirinya, doa-doanya akan dikabulkan. 

Tukang roti tersebut menanggapi dengan mengatakan pada Imam Ahmad bahwa Allah telah menerima semua doanya, semua permohonannya, kecuali satu. 

Ketika Imam Ahmad bertanya apa doa yang belum dikabulkannya itu, tukang roti menjawab bahwa ia telah meminta Allah untuk dapat bertemu dengan seorang guru yang terkenal, yaitu Imam Ahmad bin Hanbal.

Tentang hal ini, Imam Ahmad bin Hanbal mengatakan bahwa Allah tidak hanya mendengarkan doa tukang roti tersebut, bahkan Allah telah membawa Imam Ahmad bin Hanbal ke depan pintu rumah tukang roti. 

Subhanallah...

[Diringkas dari majalah Al Jumuah, vol 19, edisi 7]

- portal berita pada portalku.net -

Demi Ibu, Kurela Menemani dan Mendorong Kursi Rodanya Keliling Dunia

Sedih rasanya kalau kita melihat ibu kita bersedih setiap harinya. Apalagi jika kondisi kesehatannya makin menurun dari waktu ke waktu. Sebagai seorang anak, salah satu bentuk bakti cinta kita padanya adalah dengan membuatnya bahagia atau setidaknya mengembalikan senyuman di wajahnya.


An Rong, wanita berusia 42 tahun ini telah menarik perhatian publik dengan kisah perjalanannya. Dilansir dari shanghaiist.com, ia adalah seorang wanita yang sangat berbakti pada ibunya. Sudah puluhan negara yang telah ia kunjungi bersama sang ibu tercinta. Yang membuat kisahnya istimewa adalah karena kondisi sang ibu yang kini sudah berusia 87 tahun.


Sejak sang ibu mengalami kecelakaan dan depresi, kondisi fisiknya semakin lama semakin menurun. Akhirnya, ia pun harus menggunakan kursi roda. An Rong, sebagai anak paling bungsu merasa sedih melihat kondisi sang ibu. 

An Rong memaparkan kalau setelah mengalami kecelakaan, ibunya sering mengeluh kesakitan. Sang ibu juga mulai berhenti makan dan minum, seharian pun hanya berbaring di tempat tidur. Ia juga jadi mudah pikun. "Saya dan kakak saya harus mengingatkan Ibu untuk makan dan membawakannya kunci sebelum ia pergi ke luar," jelas An Rong.

Untuk membuat sang ibu kembali bahagia, An Rong memilih untuk mengajaknya traveling di cuti tahunannya. Ditemani oleh keponakan dan kakaknya, awalnya An Rong mengajak Ibunya ke Hainan tahun 2006. Pertama kali naik pesawat membuat sang ibu terlihat deg-degan. Tadinya sang ibu berpikir kalau traveling hanya buang-buang uang. Tapi setelah mencoba untuk traveling sekali, sang ibu jadi ketagihan untuk traveling menjelajah negara-negara lain.

Negara yang pertama kali dijelajah adalah negara Asia Tenggara. Hingga saat ini, mereka sudah mengunjungi Thailand, Jepang, Korea, Maldives, dan sepuluh negara lainnya. 

Di perayaan imlek lalu, mereka pergi ke Grand Canyon, Amerika. "Sudah sembilan tahun lamanya sejak ia naik pesawat terbang untuk pertama kalinya. Kini ibu sudah tersenyum dan tak merasa takut lagi," papar An Rong pada wartawan.

Sudah mengunjungi sedikitnya 10 negara, kesehatan Ibu An Rong makin lama makin membaik. Selama keliling dunia, sang Ibu sudah menghabiskan lima kursi roda. Well, kebahagiaan memang tak selalu bisa diukur dengan uang. Pengalaman dan perasaan damai kita bisa bersama orang tercinta sudah menjadi kebahagiaan yang tak ternilai.

- portal berita pada portalku.net -

Sepenggal Kenangan Olga Syahputra, Perjuangan Dari Tukang Setrika Hingga Presenter Terkenal



Berikut ini adalah kisah perjalanan karir Olga Syahputra. Semoga bisa menginspirasi kita.

Olga tidak pernah merasa minder meniti karir dari nol besar. Seperti dilansir dari Kapanlagi.com (28/3), sebelum menjadi seorang artis, Olga Syahputra belajar akting di Sanggar Ananda, yang dipimpin oleh Aditya Gumay.



Olga pun berteman dekat dengan Aditya, yang saat itu sudah seperti kakak dan guru baginya.

Aditya masih ingat ketika kakak Billy Syahputra itu belajar di sanggarnya. Olga benar-benar rela berjuang dari bawah. Mulai dengan mendapatkan peran figuran hingga ikut roadshow sanggar.

Aditya menjelaskan jika dulu Olga bahkan mau menjadi pembantu untuk setrika. Baginya, perjuangan Olga mulai dari nol.

Sosok Olga di mata Aditya sangat luar biasa dan tak akan ada duanya. Olga adalah seorang entertainer yang penuh bakat dan sulit untuk dicari penggantinya.

"Ketika seorang bintang dilahirkan, yang sekarang benar-benar jadi bintang besar, maka sebenarnya tidak ada yang bisa meniru-niru. Kalaupun misalnya ada yang mencoba untuk menjadi Olga. Masyarakat pasti tahu itu bukan Olga," ujar sutradara berusia 48 tahun ini. 
Banyak sifat Olga yang sangat dikagumi oleh Aditya. Salah satunya adalah sifatnya yang membumi walaupun sudah punya banyak uang.

Olga tetap murah hati dan sederhana dengan kesuksesan yang dimilikinya.
Menurut Aditya, Olga masih mau meminta kepada asistennya, untuk makan nasi pecel ayam dan kerupuk. Olga adalah sosok yang sangat membumi. Pola makan Olga yang agak sembarangan mungkin salah satu penyebab penyakit Olga.

Selamat jalan Olga Syahputra! Semoga mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

- portal berita pada portalku.net -

keyword
kebenaran sakit olga koma sampai

Kisah Inspiratif Karyawan Beralih Profesi Untuk Mengejar Mimpi


Jakarta Memiliki pekerjaan yang sesuai dengan bakat dan keinginan merupakan mimpi dari kebanyakan orang, mungkin termasuk Anda. Melakukan suatu pekerjaan yang digemari akan sangat menyenangkan terutama jika itu adalah hobi Anda. Bekerja akan terasa menyenangkan dan bersemangat ketika hobi yang dikerjakan dapat menghasilkan uang. Namun, seringkali impian tidak sesuai dengan kenyataan. Beberapa orang harus terjebak ke dalam pekerjaan yang tidak sesuai dengan minat dan bakatnya. Ini dapat menjadi sebuah pilihan yang sulit untuk memilih dan mengedepankan hobi atau pekerjaan yang sedang dijalani. Dilansir dari Officechai, Sabtu (21/3/2015) terdapat beberapa orang yang lebih memilih untuk berhenti dari pekerjaannya sebagai karyawan dan melakukan kegiatan yang sesuai dengan hobinya. Mungkin bagi Anda yang masih ragu dengan pekerjaan saat ini, cerita berikut mampu menginspirasi untuk menemukan passion diri Anda.


1. Memilih Fotografi dibandingkan Karyawan IT 

Kecintaan Dev dengan fotografi membuatnya memilih untuk berubah haluan dari karyawan IT menjadi seorang Shutterbug. Ia memulai hobinya ini dengan fitur "Photo a day" di Facebook. Ternyata pekerjaannya ini mendapat sambutan hangat dan ia berpartisipasi dalam Kingfisher Contest Calender dan menang. 
Ia merasa hidupnya lebih menyenangkan dan ia memiliki perjalanan hidup yang terus bergulir dan dapat mengenal banyak orang menarik. Ia juga memiliki lebih banyak waktu untuk berpikir untuk pekerjaan dan kehidupannya. Kini, Devendra menjadi salah satu fotografer pernikahan yang paling dicari di negaranya.

2. Berhenti Bekerja di Media dan Menjadi Pelatih Anjing

Setelah menyelasaikan pendidikannya di bidang Manajemen Bisnis dan Magister Medai, wanita bernama Pranita ini memulai karirnya di bidang pemasaran, dan dilanjutkan dengan menjadi perencana media.

Tetapi, kecintaannya terhadap anjing membuatnya lebih memilih menjadi pelatih anjing dibandingkan pekerjaannya menjadi karyawan. Berbekal setifikat Canine Trainer & Behavioris, dia ketagihan untuk menjadi pelatih anjing dan membuat perusahaan pelatihan anjing sendiri di India dengan menggunakan teknik manusiawi dan non-kontrol pada anjing.

Ia merasa hidupnya berubah total setelah beralih profesi. Ia merasa sangat senang dengan apa yang ia lakukan dan tidak pernah merasa kecewa dengan pekerjaannya. Ada tantangan baru setiap harinya dan dalam dua tahun, ia berhasil melatih lebih dari 100 anjing, meluncurkan finder aplikasi layanan mobile hewan peliharaan yang pertama di India, dan mengorganisasikan tujuh penampungan sementara hewan peliharaan.

Ia melakukan banyak multitasking dan ia menjadi petugas sekaligus CEO dalam waktu yang bersamaan. Baginya, sebuah kesenangan tersendiri menjadi seorang pengusaha yang menjalankan perusahaan sendiri hingga mampu melihat dan mendengar hasil dari pelanggan secara langsung.

3. Berhenti Bekerja Untuk Mengelilingi India

Ganesh Nayak adalah seorang insinyur yang magang di sebuah perusahaan elektronik. Dalam pekerjaannya sebagai karyawan, ia merasa sering lesu dan jadi kecanduang elektronik.

Setelah enam tahun bekerja, ia mencoba untuk mengembangkan minatnya dalam bersepeda dan memulai sebuah ekspedisi untuk mengelilingi India. Ia merasa hidupnya lebih bahagia karena dapat menghadapi banyak tantangan di jalan.

Mulai dari 7 Juli 2014, ia berhasil menyelesaikan ekspedisi sepeda dengan total jarak 8000 Km dan kembali ke rumah di Manipal pada tanggal 5 Februari 2015. Tujuh bulan perjalanan ia tempuh dengan biaya sendiri dan menantang lintasan sepeda dari mendaki hingga menuruni bukit.

Selama perjalanannya ia berhasil mengikuti berbagai kegiatan seperti menjelajah di ketinggian Gangothri National Park, panjat tebing dan berlari di Madhya Pradesh, serta berjuang dan berebut di Goa.

Ia merasa mencapai sesuatu yang tidak pernah terpikirkan olehnya dan ia berhasil mencapai mimpi yang menakjubkan.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda ingin seperti mereka untuk mencoba meninggalkan pekerjaan dan memilih hobi untuk mengejar mimpi yang lebih menyenangkan?