POPULAR POST

Showing posts with label Musik. Show all posts
Showing posts with label Musik. Show all posts

Goyang Belut Ini Jamin Goyangannya Jauh dari Seronok



Jika goyang Ngebor milik Inul Daratista, goyang Gergaji miliki Dewi Perssik, kini hadir penyanyi dangdut pemilik goyang belut. Adalah Dinar Candy, penyanyi baru yang ditemukan Andika mantan personel Kangen bakal hadir di kancah musik tanah air dengan single Potel Pala Barbie. Lantas apakah dalam penampilannya mengandalkan sensualnya? "Insya allah engga lah. Inginnya elegan dan mengangkat skill," katanya di Jakarta, Selasa (21/4/2015). Dinar menolak ada pandangan orang yang mengatakan pilih menyanyi karena profesinya dahulu sebagai DJ dinilai kurang menghasilkan.

"DJ menghasilkan . Tapi Dinar mau nambah wawasan aja. Kebetulan tahun 2014 lalu sempat les privat juga," katanya. Ia mengaku dalam mendendangkan lagu-lagunya adalah suaranya yang candy. Andika mengatakan dibandingkan artis lainnya, ia mempunyai keunggulannya hal goyang tapi tidak seronok. "Apalagi jenis goyangannya adalah goyang belut dan belum ada," katanya. Andika mengaku melihat tertarik awalnya saat melihat Dinar DJ. Belakangan baru tahu, dia juga pandai menyanyi . "Dari ngobrol-ngobrol, aku berikan lagu lalu kerjasama dan sampai sekarang selesai klipnya," katanya.

- portal berita pada portalku.net -

Ingin Rp 108 Juta Karaoke Sambil 'Digituin'



TOKYO - Di dunia pertama kali dilakukan di dunia hanya di Jepang. Kejuaraan karaoke sambil 'digituin' oleh wanita cantik yang spesialis hand-job. Acaranya disiarkan hanya sekali dan pertama kali oleh skyperfectv, televisi berbayar di Jepang saluran BS241, pada tanggal 28 Maret 2015. Tapi kini kepopuleran acara tersebut menyebar ke masyarakat dengan pro dan kontranya. Memang acara untuk orang dewasa. Olehkarena itu dilakukan penyiaran jam 00:00 sampai dengan jam 2 pagi (28/3/2015), yang dipimpin Laser Ramon RG dengan MC komedian terkenal Tokui Yoshimi (40).

Acara kejuaraan karaoke sambil di hand-job tersebut hanya satu jam di dalam program Chakku Orosaseteya ke-6, mulai sekitar jam 1 pagi hingga jam 2 pagi. "Acara ini untuk memberikan kesenangan bagi para pemirsa," papar Tokui. Lima peserta, semua lelaki dipilih yang memang pintar berkaraoke dengan nilai biasanya antara 90 poin sampai dengan 100 poin. Mulai bernyanyi, bagian yang paling sensitif di bawah sudah mulai diraba, lalu dilakukan hand-job oleh sang wanita.

Yang terpenting si penyanyi tak boleh menyentuh tak boleh melawan wanita. Tetapi si wanita bebas, boleh mencium, boleh menyentuh penyanyi, dan tugas utama melakukan hand-job sampai lemas. Sementara si penyanyi harus bisa konsentrasi menyanyi sampai mencapai angka sedikitnya 90 poin. Apabila nilai nyanyi sampai 90 poin (dinilai otomatis oleh alat karaoke yang bersangkutan, bukan penilaian manusia), si penyanyi dapat hadiah uang tunai satu juta yen atau sekitar Rp108 juta, kurs Rp108/Yen. Hasilnya, tak ada satu pun penyanyi mencapai 90 poin.

Rata-rata hanya sekitar 60-70an poin saja karena sejak awal sudah diraba-raba dan di hand-job oleh sang wanita (ada tiga orang berbeda). Tak tahan lagi, semuanya keluar spermanya. Tiga wanita spesialis handjob tersebut yang juga cantik-cantik, yaitu Suzi-Q dari Bizare Clinique Nishi Nippori Tokyo, Mirei dari Nishi Kawaguchi Saitama, dan Marin mantan pemain film porno terkenal Jepang (JAV). Mirei misalnya ditanya, kapan pertama kali bermain seks, dijawabnya saat usia 14 tahun dengan kepada sekolahnya di toilet. Sementara seorang peserta penyanyi karaoke, Tobe Shoji (gambar) ditanya kapan terakhir melakukan onani, dijawabnya lima hari lalu dnegan melihat foto bekas pacarnya.

Khusus kepada Tobe karena respons sangat menarik saat berkaraoke sambil di hand-job. Walaupun tak ada pemenang uang satu juta yen, MC Tokui memberikan hadiah penghargaan 200.000 yen kepadanya. Acara ini pertama kali disiarkan resmi oleh televisi Jepang dan mendapat tanggapan beraneka ragam baik pro dan kontra oleh masyarakat Jepang, meskipun memang acara dewasa dan ditayangkan di tengah malam sekali. Ada yang mengatakan menarik sekali, ada pula yang mengatakan menjijikkan dan tak pantas ditayangkan karaoke sambil demikian itu.

- portal berita pada portalku.net -

'Gue Mah Gitu Orangnya'



akarta - Meme dan hastag #guemahgituorangnya menjadi trending topic di media sosial. Dari mana datangnya 'wabah' lelucon ini? Adalah Imey Mey yang mengeluarkan single dangdut berjudul Gue Mah Gitu Orangnya. "Awalnya saya ditawari menyanyikan lagu 'Gue Mah gitu Orangnya', pada pertengahan Maret," kata penyanyi yang biasa disapa Imey pada Tempo, Jumat, 17 April 2014. "Pada akhir Maret atau sekitar dua minggu lalu aku mulai rekaman single ini." Imey menceritakan videoklip lagu Gue Mah Gitu Orangnya baru saja diunggah ke You Tube pada Kamis, 15 April lalu. "Di luar dugaan, baru mau jalan dua hari sudah 45 ribu view. Mungkin banyak yang penasaran dan suka dengan lagu baru Imey," kata Imey.

Penyanyi yang pernah mempopulerkan lagu Cabe-Cabean ini menjelaskan, tembang 'Gue Mah Gitu Orangnya' diciptakan oleh Tjahjadi dan Ishak. "Lirik lagunya enggak jauh dari soal cinta dan patah hati. Ceritanya ada seorang cewek ditinggal pacarnya, tetapi dia tidak bersedih justru bersikap kuat dan semangat," katanya. Selain lagu Cabe-cabean, Imey juga mengeluarkan beberapa tembang seperti Goyang Bola, OMG Helo dan Di Situ Saya Merasa Sedih. "Harapan saya, lagu Gue Mah Gitu Orangnya bisa menghibur dan diterima dengan baik oleh masyarakat," ujarnya.

Berikut lirik tembang 'Gue Mah Gitu Orangnya' Gue tahu elo sudah selingkuh Tapi gue gak pernah cemburu Gue tahu elo cuek melulu Tapi gue gak pernah ngaruh Bebas aja mau berbuat apa Terserah suka suka aja Bebas aja mau kayak gimana Yang penting elo bahagia Gue mah gitu orangnya Gak suka marah marah Di duain gak papa diputusin okelah

- portal berita pada portalku.net -

MV Baru SNSD Bikin Kecewa Para Fans



AKhirnya girlband papan atas Girls Generation luncurkan MV baru mereka. Berjudul Catch Me If You Can, SM Entertainment telah merilis video itu hari ini (10/4). Dengan formasi delapan orang, SNSD menyuguhkan aksi baru mereka. Berdurasi kurang lebih empat menit, MV ini mendapatkan reaksi yang beragam dari para fans. Tidak sedikit penggemar merasa bahwa tidak biasanya SM Entertainment membuat jenis video musik sederhana seperti kali ini. Bisa kalian amati, SNSD hanya tampil untuk dua set latar serta kostum sepanjang lagu.

Mungkin ini tidak termasuk jajaran MV keren layaknya The Boys, I Got A Boy maupun Mr. Mr. Ditambah lagi, perlu waktu lebih bagi para fans untuk bisa menikmati lagu tipikal dub step ini. SM Entertainment akhirnya rilis MV baru SNSD, Catch Me If You Can. ©youtubeSM Entertainment akhirnya rilis MV baru SNSD, Catch Me If You Can. ©youtube Dominan dengan EDM (Electronic Dance Music), Catch Me If You Can memiliki koreografi yang cukup kuat. Konsep girls power kental dalam video ini. Serta pembagian lagu setiap member lebih merata dibanding dulu.

Tidak lupa, kekuatan suara sang para vokalis utama Taeyeon, Tiffany, dan Seohyun mampu jadi perhatian utama dalam lagu ini. Karena itu jangan kecewa dulu dengan comeback SNSD kali ini deh. Karena SM Entertainment masih akan merilis versi Jepang dari Catch Me If You Can. Para SONE (fans Girls Generation) pasti akan selalu mendukung kalian kok. Tetap sukses ya Girls Generation! Buat yang belum tonton MV baru mereka bisa dicek di sini nih.

- portal berita pada portalku.net -

Lagu Indonesia Raya Buka Konser One Direction


Jakarta, Portalku -- Lagu kebangsaan Indonesia Raya menjadi pembuka konser One Direction. Fans One Direction atau yang dikenal dengan Directioners turut menyanyikan lagu kebangsaan Tanah Air tersebut. 

Indonesia Raya terdengar jelas di seluruh sudut Stadion Gelora Bung Karno yang telah disihir menjadi panggung boyband asal Britania Raya ini. 

Usai diputar lagu Indonesia Raya, lagu Ariana Grande, Bruno Mars, dan Maroon 5 dalam bentuk remix diputar dan dimainkan untuk menghibur para Directioners yang menunggu kemunculan Harry Styles Cs. 

Dijadwalkan konser akan dimulai pada pukul 20.00 WIB. Antusias Directioners sangat tinggi, mereka tampak berteriak setiap kali wajah lima pemuda —  Niall Horan, Liam Payne, Louis Tomlinson, dan Harry Styles dan Zayn Malik muncul di di dua mega layar di Stadion GBK. Meskipun Zayn tidak menghadiri konser akibat stres.  

Untuk mengamankan konser ini Kabid Humas Polda Metro Jaya, Martinus Sitompul mengatakan kondisi di kawasan GBK relatif aman. Pihaknya sudah menerjunkan ribuan personel untuk mengamankan konser One Direction "On the Road Again Tour 2015" itu.

"Aman kok, ada 1.700 personel diturunkan, dipusatkan di dalam dan luar GBK," ujarnya menyebutkan. Polisi itu bertugas mengamankan penonton konser maupun lalu lintas sekitarnya.

Selain itu, Promotor Ismaya Live memang mewajibkan penonton yang masih di bawah umur agar ditemani orang dewasa saat menghadiri konser One Direction. Promotor juga membatasi barang-barang yang boleh dibawa penonton.

Lily James: Tak Ada Yang Bisa Memakai Sepatu Kaca Cinderella



CINDERELLA kini bisa dibilang adalah film sukses untuk bulan Maret 2015 ini. Film yang dibintangi oleh Lily James, Richard Madden, dan Cate Blanchett ini berhasil mendapat penghasilan lebih US$ 70 juta atau lebih dari 900 miliar rupiah dalam seminggu saja. 

Ketika film yang disutradarai oleh Kenneth Branagh ini masih berupa trailer, banyak yang protes dengan terlalu langsing-nya pinggang Cinderella dalam gaun pesta dansa. Penonton mengira bahwa pihak pembuat film memakai efek CGI (Computer Graphic Imagery) agar Cinderella terlihat sangat kurus. Namun dugaan itu telah dibantah oleh sutradara dan sang pemeran Cinderella. 

Namun bukan berarti tak ada efek grafis komputer dalam penampilan Cinderella. Lily James mengakui ada satu aspek penting dari kostumnya yang harus menggunakan ilusi dari CGI. Kalau penonton dibuat terpesona oleh sepatu kaca penuh yang dipakai Cinderella, harus sedikit kecewa karena ternyata Lily James nggak benar-benar memakainya. 

Sepatu yang dibuat dengan kristal Swarovski ini harus menggunakan bantuan CGI agar terlihat pas di kaki aktris asal Inggris itu. "Nggak akan ada kaki manusia yang dapat masuk di dalam sepatu kaca," kata Lily kepada The Post. Jelas dong, kalau sepatu itu dipakai bisa langsung pecah berkeping-keping. Kenyataan tersebut membuat Lily merasa bersalah kepada semua penggemar dongeng di dunia. "Aku selalu merasa seperti melanggar dongeng (karena tak benar-benar memakai sepatu kaca). Aku merusak keajaiban untuk semua orang. Tidak ada gadis yang cocok dengan sepatu kaca. Jadi pangeran akan mati sendirian," ujar bintang Downton Abbey ini sambil bercanda.

Java Jazz 2015: Apresiasi Maksimal di Tahun ke-11



Salah satu agenda wajib tahunan bagi para penikmat Jazz, Java Jazz kembali digelar untuk yang ke-11 kalinya. Seperti tahun-tahun sebelumnya pihak promotor, Java Festival Production, memilih JiExpo Kemayoran sebagai tempat singgah helatan Jazz akbar selama 3 hari. Acara berlangsung pada tanggal 6,7 dan 8 Maret 2015. Sebanyak 470 musisi lokal dan internasional tampil dan terdapat 16 panggung di acara ini. Jumat, (6/3) hari pertama Java Jazz tahun ini terasa begitu lenggang. Penonton yang hadir sama sekali tidak disambut oleh antrean panjang kendaraan yang ingin memasuki area JiExpo Kemayoran. Pemandangan sepi pengunjung semakin terasa begitu memasuki area Java Jazz. Penonton dapat leluasa memilih panggung yang ingin ditonton tanpa perlu khawatir akan berdesakan. Hal tersebut juga terlihat di area panggung Big TV sesaat sebelum Andre Dinuth memulai aksinya.

Andre Dinuth membuka penampilanya dengan distorsi bertempo cepat seolah ingin membangkitkan semangat penonton yang telah sabar menunggu dirinya mempersiapkan tumpukan stompbox-nya. Andre Dinuth banyak memainkan lagu dari album solonya. Deretan andalan seperti ‘Rat Race’, ‘Katpoo’, ‘Here to Stay’, ‘Coming Home to You’ dan ‘901’. Puncak klimaksnya adalah ketika lagu ‘Out of Nowhere’ dibawakan dengan solo gitar yang apik di tambah mimik wajah Andre Dinuth yang mengerinyitkan dahi. Setelah kelar membawakan lagu tersebut banyak dari penonton yang bertepuk tangan mengapresiasi hasil karya dari gitaris yang biasa dibalik layar ini. Beralih ke area main stage, terdapat 3 penyanyi kebanggaan Indonesia yang tergabung dalam grup vocal bernama, 3 DIVA. 

Titi DJ, Krisdayanti dan Ruth Sahanaya berhasil membuat penonton balik ke masa lalu. Ketiga wanita ini selalu membuat penonton tertawa saat pergantian lagu. Salah satu hal yang unik adalah ketika para diva ini membawakan tembang lawas, ‘Pilihlah Aku’. Mereka berlomba-lomba mengadu skill vokal hingga akhirnya menutup penampilan dengan harmonisasi yang apik. Disaat yang bersamaan, terdapat penampilan dari musisi multi-instrumentalis asal Inggris, Courtney Pine. Bersama band pengiringnya Courtney Pine membawakan nomor andalan ‘I’m Still Waiting’, ‘Closer to Home’, ‘Tryin’ Times’ dan ‘Summertime’. Sesekali ia mencoba mengaransemen lagu nya dengan sentuhan Reggae untuk mengajak penonton menggoyangkan badan. Beralih ke stage A3 BNI, penonton kembali diajak bernostalgia bersama band Potret. Selain wajah dari para personil terlihat tua, pemandangan yang beda lainya adalah Melly Goeslow terlihat santun memakai hijab. Sekitar pukul 19.50, Potret membuka penampilannya dengan lantunan musik jazz dari masing-masing personel yakni, Aksan (drum), Anto Hoed (bas), Nikita Dompas (gitar), dan Merry (keyboard). 

Tak lama setelah itu, sosok wanita berhijab naik ke atas panggung dan langsung membawakan lagu ‘Ingin Dicium’ , ‘Musim Putus’ , ‘Ketika Cinta Itu Hilang’, dan ‘Usia 17’. Suasana stage A3 BNI berubah menjadi haru saat Melly Goeslow menyanyikan lagu ‘Bunda’. Air mata Melly keluar saat melantunkan bait kedua diiringi dengan bunyi piano. “Hari ini adalah hari pertama saya menyanyikan lagu ini setelah ibunda saya meninggal”, ungkap Melly yang membuat seluruh penonton merasa iba. Selanjutnya penonton dibuat kagum dengan penampilan enerjik dari pemain saxofon, Michael Lington dengan lagu ‘Uptown Groove’ yang di medley bersama lagu ‘Twice in A Lifetime’ dan ‘In My Pocket’. Tak lama setelah itu, Michael Lington memanggil Kenny Lattimore untuk mengisi vokal pada lagu ‘Tell It Like It is’ dan ‘Gotta Love You’. Teriakan histeris dari para penonton wanita yang memuja Kenny Lattimore pun bersahutan. Sekitar pukul 21.00, penonton memadati area stage A2 untuk menyaksikan penampilan band pemenang Grammy, Snarky Puppy. Tepukan tangan dari penonton saat tirai dibuka berubah menjadi tawa saat melihat sang pemimpin band, Michael League, memakai t-shirt klub sepak bola, Persija Jakarta.Malam itu Snarky Puppy banyak memainkan lagu dari album terbarunya, ‘Family Dinner’. Snarky Puppy tampil dengan interaktif bersama Maliko Tirolien membawakan ‘I’m Not The One’ dan ‘Sew’. Nuansa dark-Jazz sangat terasa ketika Snarky Puppy membawakan lagu ‘Something’ bersama vokalis kulit hitam, Lala Hathaway. 

Suasana berubah menjadi lebih ceria ketika wanita bertubuh mungil bernama Magda Giannikou mengisi vokal sambil memainkan akordeon. Diawali dengan dentuman bas dari Michael League lagu ‘Ase Me Na Bo’ perlahan membawa emosi penonton memuncak. Setelah berhasil memainkan emosi penonton Snarky Puppy dan Magda Giannikou membuat penonton berjoget samba dengan iringan lagu ‘Amour T’es Là’. Penampilan fantastis dari Snarky Puppy membuat seluruh penonton tidak rela saat mereka hendak mengakhiri penampilanya. Hal ini terbukti dengan sorak sorai yang berteriak “We Want Moreee!!!!”. Sekitar pukul 00.00, penonton mulai memadati area A3 BNI unutk menyaksikan band papan atas Indonesia, Sheila on 7. Banyak penonton yang sabar menunggu hingga tertidur pulas di lantai. Sekitar pukul 01.15, akhirnya tirai panggung dibuka, rombongan Sheila Gank pun langsung berebut mengambil posisi terdepan. ‘Selamat Datang’ menjadi lagu pembuka dimalam itu. Sebelum melanjutkan ke lagu selanjutnya, Duta mengucapkan terima kasih kepada seluruh penonton yang telah sabar untuk melihat penampilan mereka. Duta menganggap penonton malam itu adalah sahabatnya. Oleh karena itu, Sheila on 7 menghadiahi penonton dengan lagu ‘Sahabat Sejati’. Tak hentinya memberi kejutan, kali ini Duta mengumumkan bahwa Sheila on 7 tampil diiringi oleh Ron King Big Band. Nuansa brass section, sangat terasa pada lagu ‘Pejantan Tangguh’, ‘Dan’, ‘Itu Aku’, ‘Pemuja Rahasia’ dan ‘Hari Bersamanya’. Puncaknya adalah ketika Sheila on 7 membawakan live lagu ‘Brilliant 3X’ yang menurut Duta adalah salah satu lagu dengan progresi chord yang cukup sulit. Tanpa terasa jam sudah menunjukan pukul 02.18, Sheila on 7 mengakhiri penampilanya dengan lagu ‘Kisah Klasik Untuk Masa Depan’. Mungkin diriku masih ingin bersama kalian// Mungkin jiwaku masih haus sanjungan kalian // Penggalan kalimat perpisahan yang terus terngiang di benak penonton saat hendak meninggalkan area Java Jazz 2015. 

Hari Kedua 

Sabtu, (7/3) pada hari kedua helatan Java Jazz ini, penonton yang hadir sangat membludak. Hingga area parker JiExpo Kemayoran tak sanggup menampung kendaraan penonton yang hadir. Akibatnya pemandangan mobil yang parkir di pinggir jalan terlihat memakan sampai 4 lajur. Suasana Simpati Hall Stage membuat antrean panjang yang mengekor. Antrean tersebut adalah mereka yang berebut untuk menonton Afgan. Padahal pertunjukan baru akan dimulai 50 menit kemudian. Afgan menyapa penonton dengan setelan berwarna merah muda, yang lengkap dengan aksesoris bunga mawar pada kantong dada kirinya. Deretan lagu hits seperti ‘Knock Me Out’, ‘Dia Dia Dia’, Bukan Cinta Biasa dan ‘Sadis’ berhasil membuat penonton merasa puas. Tak ingin melupakan momen tersebut, Afgan mengabadikan momen tersebut dengan mengajak penonton untuk berfoto selfie bersama. Tak kalah dengan Afgan, Tulus juga menjadi pusat perhatian penonton malam itu. Tulus membuka penampilanya dengan lagu yang baru saja dirilis video klipnya, ‘Jangan Cintai Aku Apa Adanya’. Sebelum melanjutkan lagu berikutnya, pria kelahiran tahun 1987 ini bertanya kepada penonton. “Mau lagu apa nih selanjutnya”, teriak Tulus. Sontak seluruh penonton berebut berteriak sesuai dengan lagu kesukaan masing-masing. Tulus mengakhiri penampilanya dengan lagu ‘Sewindu’ yang berhasil membuat seluruh penonton bernyanyi bersama. Lisa Ono, wanita asal Jepang ini tampil sangat memukau seluruh penonton. Lisa memberikan kejutan kepada penonton dengan membawakan lagu Indonesia,’Begawan Solo’. Salah satu penampilan paling dinanti pada hari kedua Java Jazz 2015 adalah Chaka Khan yang berkolaborasi dengan Incognito di D2 Main Stage. Peraih 10 Grammys ini membuat penonton Java Jazz mengantri kurang lebih satu jam untuk menonton penampilannya. Penampilannya dibuka dengan lagu ‘I Feel For You’ dan lagu ‘Ain’t Nobody’. Setelah 6 lagu Incognito mengiringi Chaka Khan, akhirnya Incognito tampil membawakan lagu sendiri. ‘Talkin Loud’, ‘Still A Friends of Mine’ dan ‘Good Love’ berhasil dibawakan dengan enerjik. Penampilan mereka diakhiri dengan lagu hits milik Chaka Khan, ‘I’m Every Women’. 

Hari Minggu 

 Minggu, (8/3) malam ini merupakan hari terakhir dari Java Jazz 2015 dan merupakan satu-satunya yang menampilkan special show. Salah satu penampilan yang paling ditunggu dari penonton adalah penampilan dari Christina Perri. Hal tersebut terbukti dengan panjangnya antrian penonton yang berdesakan memasuki area. Hampir 1 jam antrian penonton tak kunjung habis. Penyanyi yang akan merayakan ulang tahun di bulan Agustus ini membuka penampilanya dengan mengenakan kemeja putih yang dipadu rok pendek dan stocking berwarna hitam. Christina Perri membuka penampilannya dengan lagu yang diambil dari album ‘Head Or Heart’, yaitu ‘Trust’ dan ‘Shot Me In The Heart’. Selanjutnya ia mencoba bernyanyi sambil memainkan instrumen gitar pada lagu ‘Run’ dan ‘Heart’ . Seolah ingin membuat suasana menjadi akrab. Christina Perri menyapa penonton dengan berteriak “Apa Kabar???”. “Baik!!!!”, sahut penonton. Pada lagu ‘Distance’, Christina Perri mencoba lebih interaktif dengan mengisyaratkan seluruh penonton untuk menjentikkan jari bersama. Histeria penonton semakin terasa saat lagu ‘A Thousand Years’ dibawakan. Seketika nuansa syahdu terasa, didukung dengan cahaya biru yang mendominasi panggung. Selanjutnya, Christina Perri menunjukkan skill bermain piano-nya dengan lagu ‘Human’. Suasana romantis yang dibangun pun menjadi bahan candaan Christina Perri. “If you guys here with someone you can make out with this is the time you guys make out!” ucapnya. Pernyataan tersebut pun disambut dengan tawa malu dari penonton. Sebagai perpisahan, Christina Perri memainkan lagu ‘Jar of Hearts’ dan ‘I Don’t Wanna’. Beralih ke line up utama dari Java Jazz tahun ini, Jessie J. Hampir 2 jam sebelum Jessie J diajadwalkan tampil, antrian penonton sudah sangat memadati area Main Stage. Antrian yang semula tertib, berakhir dengan keributan yang disebabkan oleh beberapa penonton yang tumbang saat mengantri. Pihak panitia pun berlarian membantu penonton yang tumbang. Terdapat sekitar 10 penonton yang tumbang saat berlangsungnya konser. Antusias penonton terbayar ketika seorang wanita berkaus hitam dengan tulisan “Jakarta” menaiki panggung. “Ain’t Been Done” dan “Sexy Lady”. 

Setelah menyapa penonton yang hadir. Jessie J langsung mengajak penonton bernyanyi bersama pada lagu ‘Domino’. Rasa haru muncul ketika lagu ‘Who You Are’ dikumandangkan. Sesaat sebelum memulai lagu tersebut, ia menceritakan bahwa lagu tersebut ditulis sebagai bentuk pencarian jati dirinya pada saat ia berusia 17 tahun. Jessie J membuktikan kepiawaianya dalam berinteraksi dengan penonton. Hal ini saat ia menyapa penonton. “Are you guys having a good time?”, Tanya Jessie J, lalu ia mencari penonton dan bertanya kepada gadis kecil, ”what’s your name whose wearing a paris t-shirt” gadis kecil itu menjawab ”Michelle” lalu Jessie J bertanya lagi “How old are you michelle?”, lalu michelle menjawab “eleven” dan Jessie J langsung menyanyikannya “oooohh Michelle, michelle just got a phone now and start filming me// only eleven nice to meet you I like your t-shirt michelle where are you from?// You are from Jakarta yeahh I came over on a plane I landed today on Jakarta, michelleee yeahh are you enjoyin the show? Yes or no? it’sn ice to meet you whoow tatatlatalatat michelle michelle michelle nice to meet you” Lalu ia melanjutkannya dengan lagu ‘Sweet Rocker’. Jessie J kembali memberikan kejutan kepada penonton, dengan membuka baju. Seketika histeria penonton memuncak. Jessie J dengan cuek melanjutkan penampilanya dengan bra dan celana pendek berwarna hitam. ‘Price Tag’ dan ‘Bang Bang’ berhasil menjadi lagu penutup. Seluruh penonton bertepuk tangan dan merasa puas dengan penampilan Jessie J malam itu. Java Jazz tahun ini terlihat lebih banyak menampilkan artis bergenre Jazz. Seolah ingin kembali pada masa awal kemunculanya. Hal ini berdampak baik bagi mereka yang memang penikmat Jazz sejati. Semoga di tahun berikutnya Java Jazz lebih baik lagi.

NOAH Siap Gemparkan Amerika di Tur 2015



NOAH saat ini tengah berusaha melebarkan sayap di dunia musik internasional. Band yang digawangi Ariel cs tersebut akan terbang ke sejumlah kota di Amerika untuk gelaran tur mereka. NOAH akan menggelar "US Tour 2015" di 4 kota yaitu pada 27 Maret 2015 di Los Angeles, 29 Maret 2015 di San Fransisco, 5 April 2015 di Washington DC dan 6 April 2015 di New York. Ariel cs pun mengaku bangga bisa menggelar tur ke Negeri Paman Sam ini. "Kita (NOAH), baru bisa sekarang (tur Amerika Serikat). Karena dalam dua tahun belakangan ini belum bisa," ujar Ariel di Hard Rock Cafe, SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan, 

Senin (16/3). "Di tahun ini fokus sambil menunggu album kedua. Kemarin 'Second Chance' sudah kita luncurkan, masih ada album lain lagi, jadi bakal promo di luar." "Kita siapin beberapa konsep, kalau main diundang kemana, pakai bahasa Inggris ada 4-5 lagu," tambah Ariel sambil membocorkan sedikit konsep untuk turnya. "Kalau yang sesuai jadwal konsepnya 1,5 sampai 2 jam. Jumlah lagu tergantung 15-17 lagu." Sementara itu, selama "US Tour 2015", NOAH direncanakan juga akan melakukan rekaman, Namun hal tersebut masih belum bisa dipublikasikan. Meski begitu, bermacam persiapan pun sudah dilakukan diantaranya adalah fisik, mental, hingga Visa yang diwajibkan selama di Amerika Serikat. 

Rilis Album 'Mozaik', Ungu Gandeng 7 Produser Handal



Ungu akhirnya telah rampung menggarap karya terbaiknya dalam album baru mereka. Rabu (18/3), band yang digawangi Pasha cs tersebut telah resmi merilis album "Mozaik" yang berisi lagu-lagu andalannya. Tak tanggung-tanggung, Ungu menggaet 7 produser handal demi terciptanya album "Mozaik". Mewakili rekan-rekannya, Onci mengungkap alasan menggandeng Irwan Simajuntak, Ari Aru, Stephan Santoso, Andi Jibron hingga Denny Chasmala untuk penggarapan album ini. "Karena pengen ada satu sudut pandang baru, pengen warna baru aja," beber Onci dalam jumpa pers album "Mozaik" di kawasan Kemang, Rabu (18/3). 

Ungu pun menyebut bahwa "Mozaik" merupakan album yang beragam lantaran dibuat di beberapa studio. "Album kita kayak puzzle, ya karena genre yang beragam. Mulai dari studio yang beda-beda sampai waktu yang juga lebih lama," tambah Maki. Senada dengan rekan-rekannya, Roman pun berkata, "Semua susah. Apalagi studio beda-beda ya macem-macem lagunya." Sementara itu, sebanyak 11 lagu disertakan dalam album "Mozaik", termasuk di dalamnya adalah "Pogo Pogo" yang belum lama ini dirilis video klipnya. Ungu lalu mengungkap bahwa mereka menghadirkan satu kejutan lagi di "Mozaik". Ternyata, selain menggaet 7 produser ternama, beberapa musisi lain juga ikut menyumbangkan suaranya dalam "Mozaik". Salah satunya adalah Lala Karmela yang berkolaborasi dalam lagu "Cududu.