POPULAR POST

Showing posts with label Ogoh-ogoh. Show all posts
Showing posts with label Ogoh-ogoh. Show all posts

Ogoh-Ogoh Raksasa Tiduran Hebohkan Warga Denpasar


DENPASAR - Sebuah ogoh-ogoh dengan posisi tiduran menjadi perhatian warga yang melintasi Jalan Nusa Indah dan Hayam Wuruk, Kota Denpasar, Bali. Sejak tadi pagi, ribuan warga berdatangan untuk melihat dari dekat ogoh-ogoh itu.

Ogoh-ogoh berukuran raksasa tersebut merupakan kreasi kawula muda Sekka Teruna Yowanna Padma Citta Banjar Bengkel dalam menyemarakkan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1937. Benar saja, keberadaannya berhasil mencuri perhatian warga yang melintas.

"Saya baru lihat ogoh-ogoh sebesar itu, bagus sekali," ujar Ardana, warga sekitar, yang terus mengabadikannya menggunakan ponsel, Jumat (20/3/2015).

Hal sama dilakukan sejumlah warga lain. Mereka bergantian mengabadikan kreasi generasi muda Hindu untuk menyambut Hari Raya Nyepi itu. Mulai anak-anak, remaja, hingga orang tua tak melewatkan uniknya ogoh-ogoh tersebut.

Akibat banyaknya warga, khususnya yang menggunakan roda dua, untuk melihat dari dekat ogoh-ogoh, menyebabkan terjadinya kepadatan kendaraan. Alhasil, arus lalu lintas di wilayah tersebut menjadi tersendat.

Petugas kepolisian yang bersiaga di lokasi cukup kewalahan mengatur arus lalu lintas. Hal itu dikarenakan ruas jalannya sempit namun volume kendaraan cukup banyak, ditambah lampu lalu lintas tidak berfungsi dengan baik.

Sementara itu, seluruh umat Hindu di Bali memulai prosesi dalam rangka Tapa Brata Penyepian. Warga dilarang keluar rumah. Hampir di semua sudut kota, ogoh-ogoh telah diletakkan di pinggir jalan untuk selanjutanya diarak keliling kota atau di wilayah masing-masing.

Usai diarak, nantinya semua ogoh-ogoh itu dibakar atau disebut sebagai Malam Pangrupukan. Prosesi ini sebagai simbol pemusnahan sifat-sifat buruk atau energi negatif yang bersemayam di dalam diri Buta Kala yang diwujudkan pada ogoh-ogoh.

Tapa Brata Penyepian akan dimulai Sabtu 21 Maret 2015 pukul 06.00 Wita sampai Minggu 22 Maret 2015 pukul 06.00 Wita.

- portal berita pada portalku.net -

keyword :
cerita ogoh ogoh banjar abian, foto ogoh ogoh masuk seleksi

Ini Dia Ogoh-ogoh yang Ikut Lomba Parade di Denpasar



DENPASAR - Usai ditetapkan masuk dalam nominasi terbaik oleh tim seleksi ogoh-ogoh Kota Denpasar, Senin (16/3) lalu, kini 23 ogoh-ogoh dari empat kecamatan akan kembali berlomba menjadi yang terbaik di masing-masing kecamatan. Lomba digelar pada hari pengerupukan Nyepi, Jumat (20/3) hari ini. 

Berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini pemerintah Kota Denpasar tidak menggelar parade ogoh-ogoh secara resmi di Catur Muka, Jalan Gajah Mada-Lapangan Puputan. Parade tahun ini diserahkan ke masing-masing wilayah desa pakraman setempat dan lomba di tingkat kecamatan. Menurut I Ketut Sudita, selaku tim seleksi, bobot penilaian untuk seleksi ogoh-ogoh tahun ini juga sedikit berbeda. 

Unsur ketaatan akan bahan dasar tanpa styrofoam menjadi bobot penilaian paling besar. Untuk itu tim seleksi bersikap tegas terhadap ogoh-ogoh yang masih kedapatan menggunakan bahan styrofoam. "Walaupun pada kenyataannya ogoh-ogoh yang dibuat baik kreativitas, bentuk, maupun estetika sangat bagus. Tapi apa boleh buat tim seleksi kali ini harus obyektif menilai berdasarkan kreteria," terangnya. Dari 129 ogoh-ogoh yang ikut serta dalam seleksi hanya 23 buah yang masuk kriteria dan lolos menjadi nominasi. Kini ke-23 ogoh-ogoh tersebut bertarung menjadi terbaik di tingkat kecamatan. Ke-23 nominasi terbaik seleksi ogoh-ogoh tahun 2015, yakni Kecamatan Denpasar Barat nominasi terbaik jatuh pada ogoh-ogoh Sekeha Teruna (ST) dari Br. Gemeh, Br. Gelogor, Br. Alangkajeng, Br. Titih dan Br. Pelitasari. Sedangkan Kecamatan Denpasar Utara adalah ogoh-ogoh ST dari Br. Mertarauh Kaja, Belaluan Sadmerta, Br. Tatasan Kaja, Br. Tanggun Titi dan Br. Gerenceng. Untuk Kecamatan Denpasar timur yaitu ST dari Br. Kepisah, Br. Abian Kapas Kaja, Br. Pande, Br. Kedaton Kesiman, Br. Mandalasari, Br. Pagan Tengah, Br. Tanjung Bungkak Kelod dan Br. Tembau Kaja. 

Sedangkan Kecamatan Densel adalah ST dari Br. Dukuh Mertajati, Br. Kaja Tempehan Kubu, Br. Panti, Br. Suwung Batan Kendal dan Br. Puseh kauh. Dari 23 ogoh-ogoh tersebut, 10 terbaik di antaranya adalah karya ST Dharma Wijaya Kusuma Banjar Mertarauh Kaja berjudul "Krisna melawan Kaliya (ular lima kepala)”. Ogoh-ogoh ini menceritakan Krisna bersama teman-temannya bermain di Sungai Yamuna. Saat sedang bermain mereka diganggu oleh Kaliya, Krisna pun marah dan melawan Kaliya dan dihilangkan racunnya. Kemudian ogoh-ogoh dari ST Banjar Belaluan Sadmerta mengambil judul "Ditya Kilatmeja" dengan latar belakang cerita Ramayana. Ogoh-ogoh ST Gemeh Indah, Banjar Gemeh, dengan judul "Candung Watang I Watu Gunung". Ogoh-ogoh ST Tunas Muda Banjar Dukuh Mertajati, Sidakarya, dengan judul "Nusa Dawa Krodha". Ogoh-ogoh ST Taman Segara, Banjar Panti, Sanur dengan judul "Karnaparwa Khandawa". 

Ogoh-ogoh Banjar Kepisah berjudul “Kaliwoksanca” yang berlatar cerita di kerajaan Medang Kemulan. Ogoh-ogoh Banjar Abian Kapas Kaja dengan judul "Mangulon Sang Bhutakala Dengen” dan ogoh-ogoh ST Dharma Putra, Banjar Pande, Sumerta berjudul "Sang Bhatara Kala". Terakhir ogoh-ogoh ST Dharma Kretih Banjar Kedaton, Kesiman berjudul "Sangkala Bairawa" diambil dari kisah Siwa yang rindu dengan Dewi Parwati setelah dikutuk sebagai Durga Bairawi.

- portal berita pada portalku.net -

keyword :
cerita ogoh ogoh banjar abian, foto ogoh ogoh masuk seleksi