POPULAR POST

Showing posts with label Timnas. Show all posts
Showing posts with label Timnas. Show all posts

TIMNAS INDONESIA Sikat Myanmar Skor 2-1, Gol Maitimo & Gonzales

PORTALKU.NET - Indonesia menundukkan Myanmar dengan skor tipis 2-1 dalam pertandingan uji coba di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin (30/3/2015).


Gol pertama dicetak oleh Raphael Maitimo yang membelokkan bola tendangan Zulham Zamrun setelah menerima umpan Hasyim Kipuw. Sedangkan gol kedua lewat tendangan keras Christian Gonzales. Sementara Myanmar membalas melalui David Than.

Sebagaimana disiarkan secara langsung oleh RCTI, Indonesia mendominasi jalannya permainan. Sangat banyak peluang, namun terbuang percuma baik oleh ketidak-cermatan penyelesaian akhir maupjn ketatnya lini belakang Myanmar.

Begitu wasit asal Malaysia Nagor Amir Noor Mohammed memulai pertandingan, Indonesia langsung menekan. Menit ke-5 peluang perdana didapat Ferdinand Sinaga, namun sundulan kepalanya dari jarak dekat dengan memanfaatkan umpan lambung Hasyim kipuw masih bisa ditangkap kiper Van Lal Hruai.

Menit 8, Khin Maung Lwin melakukan blunder saat hendak menyapu bola di dalam kotak penalti, bola malahan melenting ke arah kotak gawang. Si kulit bundar disambut sundulan kepala Zulham Zamrun, namum kembali ditangkap Van Lal Hruai.

Kiper Myanmar itu kembali membuat penyelematan gemilang ketika 4 menit kemudian menyapu bola dengan kaki saat mengantisipasi sundulan kepala Bio Paulin Pierre menyelesaikan sepak pojok yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang lawan.

Menit 16, kombinasi umpan satdua Boaz Salossa dan Ferdinand diakhiri dengan tendangan keras Ferdinans, namun kiper Myanmar kembali mampu memblok bola dan kemudian si kulit bundar disapu oleh pemain belakang Myanmar.

Menit 19, giliran Boaz melepas peluang. Umpan lambung Raphael Maitimo ke tiang kanan jauh disodok Boaz, namun arahnya menyamping ke kanan gawang.

Berselang 4 menit berikutnya giliran umpan Boaz tak bisa dikontrol dengan baik oleh Ferdinand karena kiper Van Lal Hruai menutup pergerakan Ferdinand, sehingga bola hanya melambung di depan gawang dan langsung dibersihkan bek lawan.

Menit 25, menerima lemparan ke dalam, Boaz meliuk-liuk masuk kotak penalti, namun tendangannya bisa diblok lagi oleh kiper Myanmar.

Menit 28, giliran Myanmar mengancam. Menerima umpan lambung jauh Kyi Lin sudah lepas dari pengawalan Ahmad Alfarizi, namun dia gagal mengontrol bola di depan gawang Indonesia yang dikawal kiper I Made Wirawan.

Berselang 10 menit kemudian, peluang emas terbuang. Zulham Zamrun sudah berhadapan dengan kiper lawan saat menerima umpan Hariono, namun Zulham tidak mengeksekusi first time, malah mengontrolnya lebih dulu, akhirnya bola lepas.

Menit 40 ancaman Myanmar datang lagi dari Kyi Lin. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti lepas dari tangkapan Made Wirawan, bola rebound coba disambar Zin Min Tun, beruntung Victor Igbonefo sempat membuang bola menjadi sepak pojok.

Menit 43 salah satu peluang terbaik untuk Indonesia. Ferdinand mengiris wilayah kanan pertahanan Myanmar. Umpannya disambut Christian Gonzales yang masuk menggabtikan Boaz yang cedera, masih membentur pemain belakang lawan. Bola mentaol disambar lagi oleh Zulham, namun masih menyentuh bek lawan lagi dan tipis saja jatuh di sisi luar tiang kiri gawang Myanmar.

Memasuki babak kedua, Indonesia langsung menekan. Ferdinand dapat dua peluang. Satu berhasil diantisipasi kiper lawan dan satu lagi gerakannya dapat ditahan bek Myanmar hingga bola jatih di sisi kanan gawang lawan.

Pada menit ke-55 Gonzales mendapat umpan lambung dan posisinya telah berhadapan dengan kiper Van, namun tandukannya meleset, bola hanya jatuh di sisi luar tiang kanan gawang Myanmar.

Menit ke-67 peluang emas terbuang lagi, kali ini tendangan jarak jauh Gde Sukadana menghantam tiang gawang Myanmar.

Akhirnya menit ke-60 gol datang juga. Bermula dari Kipuw mengecoh dua pemain lawan di sisi kiri pertahanan lawan, bola diumpan dan disambar di tengah kotak penalti oleh Zulham, bola menyentuh kaki Maitimo dan masuk, skor 1-0.

Merespons kebobolan, Myanmar mendapat dua peluang, salah satunya akibat blunder kiper Made, beruntung sepakan pemain Myanmar masih menyamping. Sebelumnya kerja sama Zin Min Tun dan Win Min Htut masih dapat dimentahkan Made.

Gol kedua Indonesia datang pada menit ke-74 melalui Gonzales memanfaatkan kontrol bola yang tidak sempurna dari Win Min Htut. Tendangan yang dilepas Gonzales sangat keras dan sulit ditepis kiper Van Lal Hruai.

Myanmar sempat memperkecil ketinggalan pada menit ke-86 melalui David Than yang melewati pengawalan Igbonefo. Tendangan keras mendatarnya secara menyilang menghajar tiang kanan jauh, skor 2-1.

Semenit kemudian, Indonesia layak menambah gol. Sayang umpan lambung Kim Jeffry Kurniawan dari sisi kanan ditanduk Gonzales, namun menyamping tipis saja di sisin kiri gawang Myanmar. Skor akhir 2-1 untuk tim Merah Putih.

- portal berita pada portalku.net -

Timnas U-23 Runner-Up Terbaik, Saat ini


PORTAL.NET - Tim nasional Indonesia U-23 masih dalam posisi terdepan dalam perebutan tiket Piala Asia 2016 lewat jalur runner-up terbaik. Namun, skuad Garuda Muda harus hati-hati dalam laga terakhir lawan Korea Selatan.


Selain 10 negara yang lolos langsung ke Piala Asia tahun depan dengan status juara grup, akan ada lima slot tersisa yang diperebutkan oleh 10 runner-up dari Grup A sampai Grup J.

Hal ini dibuat karena Grup A sampai C diisi oleh lima negara sedangkan Grup D sampai J hanya diisi oleh empat negara saja. Ada beberapa peraturan yang dibuat untuk memilah siapa lima runner-up yang masuk dalam kategori terbaik.

Penentuan peringkat akan ditentukan oleh jumlah poin dalam pertandingan grup, setelah itu baru mengacu pada selisih gol. Jika ada dua negara yang sama akan ditentukan oleh jumlah gol yang dicetak dan jumlah kemenangan di fase grup.

Kalau mengacu pada aturan yang dibuat AFC tersebut, Indonesia saat ini masih menjadi runner-up terbaik dengan catatan paling baik. Skuad asuhan Aji Santoso mengumpulkan enam poin dengan selisih gol +7.

Timnas U-23 berhasil unggul atas Yaman dan Uzbekistas yang sama-sama mengumpulkan enam poin, dengan selisih gol +6. Di posisi ketiga ada Thailand dengan enam poin dan selisih gol +5. Lalu di tempat kelima ada Myanmar dengan enam poin dan selisih gol +4.

Laos sebenarnya berhasil mencatatkan selisih gol +7, namun mereka hanya bisa bermain imbang melawan Singapura di laga pertama Grup J sehingga hanya mengumpulkan empat poin. Laos pun harus puas duduki posisi enam.

Tetapi, peringkat puncak belum membuat Manahati Lestusen cs aman. Tim besar Timur Tengah macam Oman dan Arab Saudi masih menduduki peringkat tujuh dan delapan dengan empat poin. Oleh karena itu, posisi Indonesia masih terancam pada laga terakhir nanti.

Timnas U-23 harus meraih kemenangan atas Korsel pada hari Selasa, 31 Maret 2015, kalau ingin lolos langsung ke babak utama sebagai juara grup. Tapi, kalau tidak hati-hati maka kesempatan lolos yang sudah di depan mata akan sirna.

Apalagi pertandingan di Grup B belum digelar akibat serangan bom di negara tuan rumah yang ditunjuk AFC, Pakistan, hanya beberapa pekan sebelum kick-off. Pertandingan belum digelar dan akan dipindah ke negara lain.

Peluang Garuda Muda untuk lolos ke Qatar terbuka lebar. Asal, bisa tampil maksimal pada laga terakhir lawan Korsel besok. Apalagi bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno.


- portal berita pada portalku.net -